MEA Belum Menyentuh Masyarakat Bawah

Jakarta, Obsessionnews - Agenda Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) berawal dari kesepakatan para pemimpin ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Desember 1997. Dalam Deklarasi ASEAN Concord II di Bali pada 7 Oktober 2003, para pemimpin ASEAN memutuskan pembentukan MEA pada tahun 2015. Indonesia termasuk salah satu negara dalam MEA atau ASEAN Economic Community (AEC). Di mana tujuannya adalah untuk meningkatkan stabilitas perekonomian di kawasan ASEAN, serta diharapkan mampu mengatasi masalah-masalah di bidang ekonomi antar negara ASEAN. Direktur Eksekutif Yulisa Baramuli Institute (YBI), Yulisa Baramuli, menyambut baik kebijakan pemerintah untuk menjadi bagian dari MEA. Namun Lisa, panggilan akrabnya, juga berharap agar pemerintah meyakinkan masyarakat khususnya di pedalaman agar mereka juga siap menghadapi persaingan ekonomi di MEA. “Ini menjadi babak baru bagi perekomian Indonesia dan kita harus bersama-sama mendukungnya. Hal yang harus terus dilakukan pemerintah selain membenahi infrastruktur adalah meyakinkan masyarakat kita," tuturnya, di Jakarta, Senin (18/1/2016). "Saya beranggapan jika masih banyak masyarakat khususnya di pedalaman yang tidak memahami kebijakan pemerintah bergabung dalam MEA, apalagi ini demi kesejahteraan masyarakat ke depan,” sambungnya. Menurutnya, untuk mencapai kesuksesan dalam menghadapi MEA, perlu kesamaan cara pandang semua eleman bangsa. Sebab, ia yakin MEA punya tujuan yang mulia bagi tumbuh berkembangnya ekonomi di negara Asian. “Bagaimana mungkin sebuah tujuan akan sukses jika cara pandang kita masih berbeda. Jangan sampai MEA ini hanya menjadi isu elit dan masyarakat merasa tidak dilibatkan,” imbuhnya. “Percuma pemerintah mempersiapkan ini itu tanpa ada dukungan dari rakyat. Berikan ruang sebebas-bebasnya kepada masyarakat untuk memberi masukan dan yang paling penting memberi peran untuk menjadi bagian di dalamnya,” tutup cucu tokoh nasional Aa Baramuli ini. (Albar)





























