AS Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Iran

Washington - Departemen Keuangan AS menyatakan telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Tehran berkaitan dengan program rudal balistik Iran. Pernyataan tersebut dikeluarkan Departemen Keuangan AS pada hari Minggu (17/1), hanya sehari setelah sanksi yang menargetkan program energi nuklir Iran dicabut. Press TV melaporkan, berdasarkan statemen deplu AS lima warga Iran dan jaringan perusahaan yang berbasis di Uni Emirat Arab dan Cina masuk daftar hitam AS. Pada tanggal 11 Oktober 2015, Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) berhasil menguji-tembak rudal balistik pertama yang dijuluki Emad. Washington mengklaim proyektil Emad mampu membawa hulu ledak nuklir, dan meresponnya dengan sanksi baru terhadap Iran. Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Hossein Dehqan mengatakan rudal Emad adalah senjata konvensional sebagai bagian dari sistem pertahanan Iran. Pada hari Sabtu, Presiden AS Barack Obama menandatangani sebuah instruksi presiden mengangkat sanksi ekonomi terhadap Iran. Langkah Obama datang setelah Badan Energi Atom Internasional (IAEA) secara resmi menyatakan Iran telah menerapkan komitmen yang dibuat dalam Komprehensif Rencana Bersama Aksi (JCPOA), dan mengumumkan untuk menghapus sanksi ekonomi internasional terhadap negara itu. (irib.ir)





























