Mensos: Eks Anggota ISIS, Dibina dan Diawasi

Surabaya, Obsessonnews - Pemerintah berharap adanya keterlibatan aparatur terbawah dalam melakukan deteksi dini radikalisme. Ini disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, Minggu (16/1/2016). Kementerian Sosial mempunyai peranan melakukan langkah lanjutan bagi terduga nanya anggota ISIS. Pola penanganan tersebut bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Mantan anggota ISIS tersebut mendapatkan pembinaan mental usai dari Suriah. "Saat tiba (mantan anggota ISIS) sudah tidak mengenal NKRI, saat ditanya untuk mengawali dialog, yang muncul malah Allahu akbar," terangnya. Khofifah menegaskan, Kemensos tidak dalam kapasitas melakukan BAP, itu dikarenakan sepenuhnya kewenangan BNPT. Kewenangan Kemensos hanya memberikan pelayanan tenaga konsultasi untuk memulihkan keyakinan terhadap NKRI. "Konselor kita berikan, dan rata - rata mereka datang ke Suriah dengan alasan Jihad. Usai kita bina, mereka akan dikembalikan ke kampungnya masing-masing," tandas Ketua Umum PP Muslimat NU ini. Penanganan lebih lanjut, jelasnya, diserahkan ke pemerintah daerah masing - masing. "Namun, semua mantan anggota ISIS tersebut dalam pantauan Pemerintah," pungkas Khofifah. (Rudianto)





























