Teror Sarinah, Rupiah Turun Minggu Ini Saja

Semarang, Obsessionnews - Teror bom Sarinah, Jakarta, memang sempat mengguncangkan Indonesia. Tak hanya keamanan, tapi juga sisi perekonomian. Kemarin, pasar saham sempat terhantam sehingga berefek pada penurunan nilai mata uang rupiah. Meski begitu, penurunan ini kemungkinan besar tak bertahan lama. Pasalnya, reaksi masyarakat yang 'tenang-tenang' saja ternyata cukup mempengaruhi pandangan positif dunia terhadap Indonesia. "Reaksi masyarakat berupa pembuatan hashtag #KamiTidakTakut itu cukup berpengaruh," ujar pengamat ekonomi asal Universitas Diponegoro, Profesor FX Sugiyanto saat dihubungi obsessionnews.com, Sabtu (16/1/2016). Menurutnya, penggunaan hashtag itu mempengaruhi pangsa pasar. Dikatakan, hal tersebut menunjukan bahwa kondisi Indonesia secara umum baik-baik saja. "Seperti keamanan. Respon cepat dari otoritas keamanan kemarin itu sudah menjadi penilaian (positif) tersendiri dari dunia," terang dia. Penurunan mata uang rupiah, lanjutnya hanya akan melemah hingga pada minggu ini saja. Pada minggu depan, diperkirakan reaksi pasar akan kembali positif, dan tentu berimbas penguatan nilai mata uang rupiah. "Memang tidak secara cepat nilai mata uang naik diatas sebelum ledakan terjadi. Tapi paling tidak, minggu depan nilai mata uang akan sama seperti sebelum adanya tragedi bom Sarinah," jelasnya lagi. Korelasi antara mata uang dengan reaksi masyarakat sangatlah kental. Sebab, pasar saham ataupun investasi berpatokan dengan bagaimana kondisi di dalam negeri itu sendiri. Dia menilai, investor masih cukup yakin untuk berinvestasi di Indonesia. Hal itu tercermin dari tidak takutnya masyarakat Indonesia, menghadapi teror komplotan Bahrun Naim kemarin. Dia pun berharap, masyarakat untuk tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa "Dan investor pun masih merasa yakin untuk menanam investasi mereka di Indonesia. Kita lihat saja minggu depan," tandasnya. Teror bom Sarinah yang terjadi Kamis (14/1) menewaskan empat teroris. Mereka adalah Afif atau Sunakin, Moh. Ali, Dian Joni Kurniadi, Ahmad, pelaku. Tewas meledakkan diri di dalam Starbucks. Peristiwa itu juga mengakibatkan dua orang warga meninggal dunia, dan seorang di antaranya warga negara asing. Sebanyak 24 orang lainnya terluka parah. (Yusuf IH)Baca juga:Afif Pelaku Bom Sarinah Akan Dimakamkan di SubangPelaku Teror Bom Thamrin Empat OrangDalami Peledakan Bom Sarinah, Densus 88 Jemput 5 NapiRumah Pelaku Bom Sarinah KosongPolisi Identifikasi 7 Korban Tewas Bom SarinahPrabowo Kutuk Teror Bom SarinahWaspada! Teroris Belum Musnah





























