Modelling dan Taekwondo, Passion Finalis Mbak Boyolali Ini

Semarang, Obsessionnews - Semua mahasiswa mempunyai bakat tersendiri dan masing-masing mempunyai bakat yang berbeda di balik statusnya sebagai mahasiswa sesuai dengan kemampuan dan hobinya. Namun, salah satu mahasiswi Humas Fisip Undip, Rahma Adityas Krismayani, anak terakhir dari dua bersaudara kelahiran Boyolali, 14 April 1996 ini mempunyai prestasi dan hoby yang unik di dalam bakat seninya, yakni Mbak Boyolali (putri daerah Boyolali) juga mempunya hobi olah raga Taekwondo. “Saya pun pernah menjadi juara Taekwondo se-Boyolali saat duduk di bangku SD,” ucapnya, Sabtu (16/1/2016).
Banyak prestasi yang telah ia dapatkan, belum lama ini Rahma masuk sebagai Top 10 dalam pemilihan Mas Mbak Boyolali 2015, bagi dirinya hal itu sudah termasuk dalam kegiatan hobynya. Selain itu Rahma aktif dalam organisasi seni dan budaya. Sejak kecil ia sudah sering mengikuti perlombaan seperti juara 1 Tari Tradisional tingkat Karisidenan Surakarta pada saat dibangku SMP, dan Rahma aktif dalam bidang modelling SMA. Dalam dunia modeling ia meraih banyak penghargaan yang didapatkan. Ia telah meraih prestasi di seluruh wilayah karisidenan Surakarta dengan menggunakan gaun rancangan sendiri. Hingga saat ini mahasiswi DIII Humas ini masih aktif pada bidang seni dan modeling di Boyolali. "Modelling bagi saya sebuah profesi. Saya senang akan hal itu. Sampai sekarang pun saya masih konsentrasi di bidang modeling," papar wanita berparas ayu ini.
Selain tari dan modeling, Rahma juga aktif dalam kegiatan seni teater di Boyolali. Dunia pentas seni sudah banyak di lakoninya. Tidak hanya di bidang seni saja yang diraih mahasiswi semester tiga ini, di bidang olahraga bela diri pun pernah diraihnya. "Seni dan Olahraga menjadi bagian hidup saya. Dua hal itu akan saya tekuni sampai, mungkin hingga tua," bebernya terkekeh. Tak heran dirinya dinobatkan sebagai 10 besar Mbak Boyolali, memang dari hobynya sebagai modeling, ia dapat tembus terpilih Mbak Boyolali di tahun 2015. Dirinya juga sangat menyukai desain baju sendiri, jadi bagi dirinya dunia kecantikan, modeling dan seni sudah sangat tidak awam lagi dan sudah bagian dari dirinya semua itu. (Yusuf IH)
Banyak prestasi yang telah ia dapatkan, belum lama ini Rahma masuk sebagai Top 10 dalam pemilihan Mas Mbak Boyolali 2015, bagi dirinya hal itu sudah termasuk dalam kegiatan hobynya. Selain itu Rahma aktif dalam organisasi seni dan budaya. Sejak kecil ia sudah sering mengikuti perlombaan seperti juara 1 Tari Tradisional tingkat Karisidenan Surakarta pada saat dibangku SMP, dan Rahma aktif dalam bidang modelling SMA. Dalam dunia modeling ia meraih banyak penghargaan yang didapatkan. Ia telah meraih prestasi di seluruh wilayah karisidenan Surakarta dengan menggunakan gaun rancangan sendiri. Hingga saat ini mahasiswi DIII Humas ini masih aktif pada bidang seni dan modeling di Boyolali. "Modelling bagi saya sebuah profesi. Saya senang akan hal itu. Sampai sekarang pun saya masih konsentrasi di bidang modeling," papar wanita berparas ayu ini.
Selain tari dan modeling, Rahma juga aktif dalam kegiatan seni teater di Boyolali. Dunia pentas seni sudah banyak di lakoninya. Tidak hanya di bidang seni saja yang diraih mahasiswi semester tiga ini, di bidang olahraga bela diri pun pernah diraihnya. "Seni dan Olahraga menjadi bagian hidup saya. Dua hal itu akan saya tekuni sampai, mungkin hingga tua," bebernya terkekeh. Tak heran dirinya dinobatkan sebagai 10 besar Mbak Boyolali, memang dari hobynya sebagai modeling, ia dapat tembus terpilih Mbak Boyolali di tahun 2015. Dirinya juga sangat menyukai desain baju sendiri, jadi bagi dirinya dunia kecantikan, modeling dan seni sudah sangat tidak awam lagi dan sudah bagian dari dirinya semua itu. (Yusuf IH)




























