Pengamanan Perkantoran Diperketat, Pasca Teror Bom

Padang, Obsessionnews- Status siaga I pasca teror yang melanda Jakarta pada Kamis (14/1), pengamanan perkantoran dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) diperketat, terutama Kantor Gubernur Sumbar dan Rumah Dinas Gubernur Sumbar. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Sumbar Afrin Jamal mengatakan, selain Kantor Gubernur Sumbar dan Rumah Dinas Gubernur Sumbar, pengamanan di rumah dinas Sekdaprov Sumbar dan Mesjid Raya Sumatera Barat, juga diperketat. "Pengamanan di tempat-tempat itu diperketat, karena merupakan objek vital," kata Afrin Jamal saat ditemuai di kantornya Jum'at (15/1). Afrin Jamal mengatakan, pengamanan di objek-objek vital itu diperketat menindaklanjuti intruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setelah status keamanan Indonesia ditetapkan siaga 1 pasca teror yang melanda Jakarta. Sebagai bentuk kewaspadaan, 120 personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) stanbay 24 jam dan disebar ke sejumlah tempat, termasuk Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Setiap kendaraan yang masuk perkantoran pemerintah diperiksa, baik kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua. Setiap petugas yang berjaga-jaga dilengkapi dengan alat metal detektor. "Pengamanan diperketat dan ditingkatkan guna memastikan tidak ada benda mencurigakan yang bisa membahayakn orang lain," kata Afrin. Afrin berharap kepada masyarakat untuk memahami kondisi dan situasi yang terjadi. Ia memahami kondisi itu kurang menyenangkan dan membuat masyarakat kurang nyaman, namun demi tugas harus dijalankan Lebih lanjut dikatakan, pengamanan perkantoran diingkungan Pemprov Sumbar dilakukan secara bergantian dengan tiga shif dan satu shif sebanyak 30 orang. (Musthafa Ritonga)





























