''Saya dari Sarinah. Oh yang Ada Bom Itu Ya''

''Saya dari Sarinah. Oh yang Ada Bom Itu Ya''
Jakarta, Obsessionnews - "Bummm...." saat ledakan bom terdengar sebanyak tiga kali diiringi penembakan di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) siang, semua orang di sekitar lokasi tersebut panik. Begitu juga yang ada di dalam Sarinah Plaza. Rupanya, ledakan tersebut serangan bom bunuh diri. Salah satunya sengaja diledakkan di dalam cafe Starbucks. Petugas keamanan Sarinah Plaza pun langsung menutup akses keluar-masuk pengunjung. "Siapapun yang ada di dalam tak boleh keluar. Yang ada di luar gak boleh masuk," kata Suharto, penanggung jawab keamanan sekaligus manajer distribusi perdagangan Sarinah Plaza kepada obsessionnews.com saat ditemui di ruang security gedung itu, Kamis (14/1). Pasca teror disertai aksi tembakan di sebelah utara Sarinah Plaza, otomatis semua kegiatan perkantoran di sekitar lokasi berhenti total. Begitu juga aktivitas perniagaan di gedung yang didirikan penjajah Jepang, kemudian direbut pemerintahan Presiden Soekarno itu. Suharto memperkirakan, kerugian niaga yang dialami Sarinah Plaza lantaran kudu berhenti beroperasi hari ini, lebih dari Rp10 miliar. "Ini perkiraan saya saja. Tapi lebih jelasnya silahkan tanya ke manajemen langsung, mas," kata dia. Memang, ada dampak negatif terkait aksi bom bunuh diri yang mengejutkan warga Jakarta. Tapi menurut Suharto, tentu ada keuntungan tersendiri bagi Sarinah Plaza. "Hal negatif pasti ada berupa kerugian. Tapi bisa ada nilai positifnya. Peristiwa yang melibatkan nama Sarinah, justru menguntungkan Sarinah Plaza dari sisi promosi," jelas Suharto. "Saya dari Sarinah. Oh yang pernah ada bom itu ya? Itu dari sisi positifnya untuk hubungan dengan rekanan. Media banyak menyebut Sarinah, justru orang-orang jadi percaya," lanjut dia. Suharto mengatakan, dari sisi pengamanan, meski tak ada penambahan jumlah personil, para petugas di Sarinah Plaza bakal diperpanjang masa tugasnya setiap hari. Dan, meski belum ada kepastian sampai kapan operasinya dihentikan, semua anggota keamanan selalu siap siaga. (Mahbub Junaidi)Baca juga:Bom Meledak di Depan SarinahJokowi Perintahkan Kapolri Kejar Pelaku Bom JakartaJokowi Kecam Bom JakartaMenko Polhukam: Pasca Teror Bom, Jakarta Telah AmanPasca Teror Bom Sarinah, Kedubes-kedubes di Jakarta Biasa SajaISIS Klaim Tanggung Jawab Atas Teror Jakarta