Saksi: Duaaar!! Suara Ledakan Susulan Didepan Mataku

Saksi: Duaaar!! Suara Ledakan Susulan Didepan Mataku
Jakarta, Obsessionnews - Ledakan bom yang terjadi di sekitar perempatan Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) siang,  masih menjadi pembicaraan yang hangat dikalangan masyarakat. Salah satu saksi yang melihat terjadinya ledakan bom itu adalah Teten Djamaludin, pegawai staf DKPP. Ia menuturkan, ledakan awal terjadi di Starbuck Cafee. Dia mengaku saat itu baru keluar dari kantornya untuk keperluan sesuatu, tiba-tiba terdengar suara dentuman bom. ‪"Ada suara yang sangat keras. "Duaar..!!!!!" Bunyi ledakan berdentum," ujar Teten kepada Obsessionnews.com di lokasi kejadian ledakan bom di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). ‪Setelah itu, dia bergegas keluar menghampiri ke asal sumber suara tersebut. "Aku pun lari penasaran. Aku berdiri di lampu merah, sudut perempatan Wahid Hasyim-MH Thamrin, Jakarta Pusat," tuturnya. ‪Teten bercerita, sumber suara di Starbuck, Djakarta Theater, perempatan MH Thamrin-Agus Salim sebelah timur kantornya. "Asap mengepul hitam. Orang-orang pada panik berhamburan," ceritanya. ‪Di saat orang panik, lanjut Teten, ada sumber ledakan lagi di Pos Polisi."Bummmm!!! Suara ledakan susulan. Aku menyaksikan betul ledakan itu," tutur dia. ‪"Salah seorang perempuan berjilbab yang melintas di pos itu terpental ke tengah jalan. Kantor pos itu seketika hancur," sambung Teten. ‬ ‪Lalu, masih kata Teten, perempuan itu berupaya berdiri. Dia (perempuan berjilbab) jalan dengan tertatih-tatih. Tak ada seorang pun yang berani mendekat. Baju dan rok perempuan itu robek-robek.‬ ‪"Jarum jam menunjukkan pukul 10.45 WIB. Udara sangat menyengat," ujarnya. Teten menambahkan, ketika itu juga Lalu lintas di lokasi kejadian semrawut. Orang-orang berkerumun di luar Gedung Jaya, Sarinah dan depan Gedung DKPP dan Bawaslu RI.‬ ‪Selang beberapa menit, kata Teten, polisi unit reaksi cepat datang, kemudian disusul polisi yang naik sedan vorider. "Mereka mengevakuasi rekannya yang ada di pos polisi," terangnya. ‪Akhirnya, Teten pun pesen jasa Ojek tanpa harus mengisi aplikasi. "Aku cabut ke Stasiun Gambir. Kejadian selanjutnya, aku belum tahu.‬ Aku bersyukur, aku selamat. Alhamdulillah," pungkasnya. (Purnomo)