Respon Ledakan Sarinah, Rupiah dan IHSG Anjlok

Jakarta, Obsessionnews - Pasca ledakan bom yang terjadi di sekitar Sarinah, Jakarta Pusat, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus merosot. Hingga siang ini, posisi mata uang garuda hampir menyentuh Rp 14 ribu rupiah perdolar AS. Bloomberg menyuguhkan data pada Kamis (14/1), rupiah dibuka melemah 22 poin pada perdagangan hari ini hingga kudu rela berada di level Rp 13.857 perdolar AS. Padahal, pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, duit RI ada di posisi Rp 13.835 perdolar AS. Pasca ledakan bom yang terjadi sekitar pukul 10.40, rupiah langsung anjlok di kisaran Rp 13.910 perdolar AS. Padahal, lima menit sebelumnya masih menempati posisi Rp 13.837 perdolar AS. Para analisator menilai, ledakan bom yang terjadi di pusat kota jelas mempengaruhi persepsi pelaku pasar terhadap situasi politik serta keamanan Indonesia. Dan ini, jelas mengkhawatirkan investor terhadap mata uang rupiah. Jika pemerintah bereaksi dengan tepat atas peristiwa ledakan tersebut, rupiah punya peluang menguat. Merespon ledakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga turut anjlok 1,17 persen ke level 4.485,77. (Mahbub Junaidi)Baca juga:Ledakan Bom di Thamrin 3 Orang TewasPasca Ledakan Bom Sarinah, Sejumlah Perbelanjaan DitutupIni Nama Korban Bom SarinahJokowi Perintahkan Kapolri Kejar Pelaku Bom JakartaJokowi: Masyarakat Harap Tenang Atas Teror Bom SarinahJokowi Kecam Bom Jakarta





























