Jokowi Minta Bangun Bandara Kertajati Secepatnya

Jokowi Minta Bangun Bandara Kertajati Secepatnya
Majalengka, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat. Setelah terbang dengan menggunakan Helikopter dari Istana Kepresidenan Bogor, Jokowi dan rombongan menuju Majalengka. Disambut Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Majalengka Sutrisno, Presiden Jokowi langsung meninjau pembangunan Bandara Udara Internasional Kertajati. Bandara baru milik orang Jawa Barat ini sudah 6 tahun dalam tahap perencanaan namun pembangunan fisiknya baru dikerjakan sejak 2013 lalu. Pembangunan Bandar Udara Kertajati ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. "Karena rencana awal BUMD join dengan Angkasa Pura tapi nanti gak rampung-rampung malah mundar mundur, mundar gak papa kalau mundur kelamnan makanya diputus diambil alih oleh Menteri Perhubungan," ujar Jokowi kepada wartawan, Kamis (14/1/2016). Keberadaan bandara ini diharapkan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Jawa Barat pada umumnya, lebih khusus lagi kepada masyarakat Majalengka. Baik dari sisi tourism, manfaat ekonomi maupun sisi kebutahan bagi masyarakat di Jabar. "Nanti akan tersambung dengan kererta api, dan juga dengan pelabuhan yang baru," katanya. Kementerian Perhubungan mengerjakan pembangunan sisi udara dengan menggunakan APBN sebesar Rp. 375 Miliar atau 37,5% dari kebutuhan total sisi udara sebesar Rp. 1 Triliun. Bandar Udara Kertajati dibangun di atas lahan seluas ±1.800 Ha. Sedangkan pembangunan sisi darat menjadi tugas Pemerintah Propinsi Jawa Barat. Bandar Udara Kertajati pada tahap awal direncanakan akan memiliki 1 (satu) landas pacu/runway dengan kapasitas 5,6 juta penumpang per tahun. Diharapkan bandar udara ini dapat menjadi bandar udara alternatif bagi masyarakat Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Sesuai dengan rencana induk, Bandar udara yang dibangun diatas lahan seluas ±1.800 Ha ini nantinya akan dilengkapi dengan 2 (dua) buah runway berukuran 3.500 x 60 meter dan 3.000 x 60 meter yang mampu menampung pesawat sekelas Boeing 747 atau Boeing 777. (Has)