Isteri Bersama Dua Anak di Padang Menghilang

Padang, Obsessionnews - Seorang Ibu rumah tangga bernama Ana Sri Fatiah berusia 25 tahun bersama dua anaknya diduga menghilang. Pihak kelurga berikut tetangga tidak mengetahui keberadaan warga yang tinggal di Perumahan BBI Blok E/9, Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) itu. Deni Hendri, suami Ana Sri Fatiah mengatakan, isteri bersama dua anaknya pergi dari rumah pada Kamis (7/1). Dia menduga, isterinya bergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Dua anak yang dibawa isterinya masih kecil masing-masing berusia 5,5 tahun dan 2,3 tahun. Anaknya yang paling besar bernama Farid Rizki Ramdani dan satu lagi yang masih berusia 2,3 tahun bernama Nadin alias Syahila. "Saya tidak tahu persis jam berapa berangkat dari rumah. Yangsaya tahu setelah sampi di rumah pada malam hari, setelah pulang dari tempat kerja," kata Deni Hendri saat obsessionnewss.com menemuinya di rumahnya, Kamis (14/1). Deni juga tidak mengetahui kemana tujuan isterinya. Sedangkan di kampung orangtuanya di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, juga tidak ada. Bahkan mertua berikut kakak iparnya tidak ada di kampung. Mertuanya bernama Nurhayati berusia 55 tahun dan iparnya bernama Ario Putra berusia 30 tahun. Deni Hendri menjelaskan, setelah dua hari isteri bersama anaknya berangkat dari dari rumah, ia melapor ke pihak kepolisian. Sabtu (9/1), ia melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke Polsek Padang Utara. Deni menjelaskan, isterinya pernah ikut bergabung dengan Gafatar. Isterinya bergabung pada Februari 2015. Saat itu isterinya masih berada di Kayutanam. "Ketika ada kegiatan ia datang ke Padang. Katanya Sepengetahuan Deni, isterinya aktif di organisasi itu selama dua bulan, karena ia bawa ke Padang. Isteri berikut anaknya ia bawa ke Padang. Sejak berada di Padang, isterinya tidak aktif lagi mengikuti kegiatan di organisasi tersebut. "Saya gak tau apa organisasi itu, karena say tidak ikut ajaran itu. Saya tau isteri saya ke Padang ketika ada kegiatan. Kantor pertemuannya di Ulakkarang," kata Hendri. Hendri mengaku tidak mengetahui dimana alamat kantor pertemuan isterinya di Ulakkarang, ketika ada kegiatan di Padang. (Musthafa Ritonga)





























