Bulog Ingin Lebih Transparan

Bulog Ingin Lebih Transparan
Jakarta, Obsessionnews- Hari ini, Kamis (14/1/2016), Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti meluncurkan Bulog Whistleblowing System atau Bulog WBS. Bulog WBS merupakan sebuah aplikasi yang disediakan Perum Bulog bagi siapapun yang memiliki informasi dan ingin mengadukan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Bulog. Menurut Sekretaris Perusahaan (Sekper) Bulog Djoni Nur Ashari, Bulog Whistleblowing System ini merupakan bagian penting dari transformasi Perum Bulog yang tengah berjalan. “Harapannya dengan Whistleblowing System ini Perum Bulog lebih transparan, terbuka, dan akuntabel. Seluruh proses bisnis Bulog bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Djoni  di Jakarta, Kamis (14/1/2016). Transformasi di Bulog, imbuhnya, saat ini tengah berjalan di semua bidang. Baik terkait sumber daya manusia, layanan, budaya perusahaan, dan bidang-bidang lainnya. Hal ini dilakukan agar Bulog mampu menerapkan Good Corporate Governance (GCG). Djoni menambahkan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik Good Corporate Governance (GCG) merupakan keharusan dan landasan penting bagi keberhasilan mewujudkan visi dan misi serta kelangsungan usaha perusahaan. Penerapan GCG saat ini tidak hanya sebagai pemenuhan kewajiban saja, namun telah menjadi kebutuhan dalam menjalankan kegiatan bisnis perusahaan dalam rangka menjaga pertumbuhan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan nilai perusahaan dan sebagai upaya agar perusahaan mampu bertahan dalam persaingan. Mengamini pernyataan Djarot Kusumayakti, Bulog Whistleblowing System ini sekaligus mengimplementasikan kebijakan Revolusi Mental yang dikemukakan Presiden Joko Widodo. (Fath)