Pemerintah Larang Lapindo Lakukan Pengeboran

Pemerintah Larang Lapindo Lakukan Pengeboran
Jakarta, Obsessionnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said meminta Lapindo Brantas Inc menghentikan rencana pengeboran sumur baru di Sidoarjo, Jawa Timur. Sebab, rencana pengeboran itu belum mendapat izin beroperasi kembali dari SKK Migas. "Lapindo kan tahapannya masih belum mendapat 'clearence' (izin) dari SKK Migas, apalagi Dirjen Migas," ujar Sudirman Said usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Jakarta, Selasa (12/1/2016). Sudirman Said menegaskan, pihaknya sudah meminta ke SKK Migas untuk menghentikan kegiatan pengeboran supaya masyarakat tidak terganggu. Menurut Sudirman, Lapindo untuk beroperasi kembali perlu ada dua aspek, yakni aspek teknis dan aspek sosial ekonomi lingkungan. "Itu kan masyarakat responsnya cukup negatif. Saya kira tahapannya cukup jauh sampai pada pengeboran, sekarang sudah kami selesaikan," katanya. Lapindo Brantas berencana kembali melakukan pengeboran di Sumur Tanggulangin 1, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, yang lokasinya tak jauh dari pusat semburan lumpur panas Lapindo di Porong. Persiapan pengeboran meliputi pengurukan lahan seluas 4.000 meter persegi dari total luas area sumur yang mencapai 1 hektare. Selain itu juga pembangunan jalan menuju sumur, baik melalui Desa Banjarasri dan Desa Kedungbanteng. Persiapan pengeboran termasuk penyiapan alat, seperti rig atau pengaman sumur, dijadwalkan berlangsung hingga akhir Februari. Setelah itu, dilanjutkan pengeboran mulai awal Maret. Targetnya, dua sumur baru tersebut menghasilkan gas masing- masing 5 MMSCFD per hari. (Has)