PBB Tak Akan Berhasil Jika Masih Ada Ekstrimisme Agama

PBB Tak Akan Berhasil Jika Masih Ada Ekstrimisme Agama
Jakarta, Obsessionnews- Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon, mengatakan tugasnya tak akan berhasil jika masih ada kekerasan atas nama agama. Hal ini dikatakannya pada DR. William Venley, Sekretaris Jenderal Religion for Peace. William mengaku Ban mengatakan hal itu pada dia dalam suatu jamuan makan siang di New York, Amerika Serikat. Kebetulan, kantor Venley terletak di seberang markas PBB. Menurut Venley yang hadir di Indonesia untuk suatu konferensi kerukunan beragama dengan puluhan negara dunia di Hotel Athlete Century Park, Senayan, Jakarta Pusat,  hari ini, ada tiga masalah besar yang melanda dunia saat ini. Pertama adalah perubahan iklim, kedua ekstrimisme agama, dan ketiga bagaimana mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Khusus masalah ekstrimisme agama bisa menyebabkan kacaunya pembangunan dunia, karena semua ingin menang sendiri. Venley mempunyai kisah yang memberi inspirasi dunia. Pada 21 Desember lalu, gerakan ekstrimis Islam asal Somalia, di Kenya, menghentikan sebuah bus, dan meminta mereka memisahkan antara penumpang Islam dan Kristen. Apa yang terjadi, penumpang Islam menolak, malah memberikan baju mereka pada penumpang Kristen. Artinya bahkan di negara rawan konflik seperti Afrika, penduduk menolak adanya ekstrimisme agama. Venley didampingi Ketua Dialog Internasional lintas agama (CDCC), Din Syamsudin, mengatakan Indonesia juga bisa jadi contoh dunia. Negara yang mayoritas muslim ini tidak memilih Islam sebagai dasar negara, tapi Pancasila.  (baron)