Pelantikan Akom Gantikan Setnov Berjalan Mulus?

Jakarta, Obsessionnews - Pelantikan Ade Komarudin (Akom) sebagai Ketua DPR RI menggantikan Setya Novanto (Setnov) yang mengundurkan diri karena kasus "papa minta saham", diprediksi bakal mulus di rapat paripurna (rapur) DPR hari ini. Meski anggota DPR dari PDI-P tidak hadir karena mengikuti Rakernas. Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan, sesuai UU-MD3 Akom harus dilantik sebagai Ketua DPR. Sebab, ia adalah kader Golkar yang punya hak atas jabatan tersebut. Adapun persoalan kekosongan kepengurusan di tubuh Golkar dianggap tidak masalah. "Kita tidak ada masalah, kita ikuti aturan. Itu bulan desember masih ada kepengurusan. Tidak pakai voting, di paripurna langsung dibacakan, langsung dilantik," kata Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR, Sufmi Dasco Ahmad, saat dihubungi, Minggu (10/1/2016). Bahkan, menurut Anggota Komisi III DPR ini apabila Rapur penetapan Akom sebagai Ketua DPR tidak memenuhi kuorum, maka hal itu bukan dibatalkan. Melainkan, pelantikan tersebut ditunda pada Rapur berikutnya. "Tidak masuk hitungan, api harus kuorum. Kalau tidak kuarom ditunda," ujarnya. [caption id="attachment_39569" align="alignleft" width="316"]
Ade Komarudin[/caption] Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) di DPR, Firman Soebagyo menambahkan, semua pihak harus berpikir positif bahwa pelantikan Akom harus cepat dilaksanakan, karena pimpinan DPR tidak boleh lama-lama terjadi kekosongan. "2016 ini semua pihak pemerintah, DPR dan media kita kedepan ekonomi semakin sulit. Ini tekanan luar negeri juga besar. Marilah kita harus bersatu teguh, semuanya dukung Akom sebagai Ketua DPR," kata Firman. Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) di DPR, Sukamta menegaskan Akom tetap bisa dilantik sebagai Ketua DPR menggantikan Setnov. Meskipun, Golkar saat ini sedang mengalami kekosongan kepengurusan. "Bisa tetap dilantik, yang penting Rapur jalan dan setuju, tidak ada voting. Kalau tidak kuorom, pasti ditunda. Tapi tidak ada buat kuorum," kata Anggita Komisi I DPR ini. Adapun, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) di DPR, Hendrawan Supratikno juga memastikan bahwa ketidakhadiran seluruh anggota fraksinya di Rapur penetapan Akom sebagai Ketua DPR hari ini tidak menghalangi penetapan tersebut. Sebab, pihaknya tidak ada niatan untuk menjegal pelantikan Akom. "Akom adalah sahabat kami. Mudah-mudahan semua persyaratan legal yang dibutuhkan dapat dipenuhi," kata Anggota Komisi XI DPR ini. (Albar)
Ade Komarudin[/caption] Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) di DPR, Firman Soebagyo menambahkan, semua pihak harus berpikir positif bahwa pelantikan Akom harus cepat dilaksanakan, karena pimpinan DPR tidak boleh lama-lama terjadi kekosongan. "2016 ini semua pihak pemerintah, DPR dan media kita kedepan ekonomi semakin sulit. Ini tekanan luar negeri juga besar. Marilah kita harus bersatu teguh, semuanya dukung Akom sebagai Ketua DPR," kata Firman. Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) di DPR, Sukamta menegaskan Akom tetap bisa dilantik sebagai Ketua DPR menggantikan Setnov. Meskipun, Golkar saat ini sedang mengalami kekosongan kepengurusan. "Bisa tetap dilantik, yang penting Rapur jalan dan setuju, tidak ada voting. Kalau tidak kuorom, pasti ditunda. Tapi tidak ada buat kuorum," kata Anggita Komisi I DPR ini. Adapun, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) di DPR, Hendrawan Supratikno juga memastikan bahwa ketidakhadiran seluruh anggota fraksinya di Rapur penetapan Akom sebagai Ketua DPR hari ini tidak menghalangi penetapan tersebut. Sebab, pihaknya tidak ada niatan untuk menjegal pelantikan Akom. "Akom adalah sahabat kami. Mudah-mudahan semua persyaratan legal yang dibutuhkan dapat dipenuhi," kata Anggota Komisi XI DPR ini. (Albar)




























