Jokowi: Tak Ada Kata Tidak Berani

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo menentang pihak lain yang menyebutkan dirinya tidak berani dan tegas. Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Nasional I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Periode Tahun 2015-2020 di Hall D-2 JI Expo Kemayoran Jakarta, Minggu (10/1/2016). "Katanya saya begitu. Tapi kalau tidak berani dan tidak tegas, bagaimana bisa menenggelamkan 107 kapal pencuri ikan? Kalau tidak berani dan tidak tegas, bagaimana untuk urusan narkoba, dalam setahun sudah dihukum mati 14 orang? Kalau tidak berani dan tidak tegas, buktinya Petral tahun lalu sudah dibekukan," kata Presiden. Fakta-fakta itu kata Presiden, merupakan bukti keberanian dan ketegasan dirinya, karena tidaklah mungkin para menteri berani melakukan tindakan berani dan tegas bila tidak diperintahkan oleh Presiden. "Kita ingin berdaulat, berdikari dan berkepribadian. Kalau itu saya anggap benar dan memang benar, tidak ada kata tidak berani, pasti akan saya lakukan," ucap Presden. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Rapat Kerja Nasional di Jakarta International Expo, Minggu (10/1/2016). Ini merupakan Rakernas pertama yang diselenggarakan PDI Perjuangan pasca-Kongres Bali 2014 lalu. Sejumlah pejabat dan petinggi sejumlah partai politik terlihat hadir dalam pembukaan antara lain Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Edi Soeparno, mantan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Surabaya M Rommahurmuziy dan Sekjen Aunur Rofiq. Sementara untuk jajaran pejabat yang hadir di antaranya pelaksana tugas Ketua DPR Fadli Zon, Ketua DPD Irman Gusman, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama. Rakernas yang akan diselenggarakan selama tiga hari ini mengusung tema “Mewujudkan Trisakti Melalui Pembangunan Nasional Semesta Berencana untuk Indonesia Raya”. Dalam Rakernas ini akan dirumuskan sejumlah program kerja PDI Perjuangan sekaligus persiapan menghadapi pilkada serentak 2017, 2018 dan Pemilu 2019. (Has)





























