Polling Terkait Kematian Siska

Polling Terkait Kematian Siska
Sejak petama kali diberitakan Obsessionnews.com pada Senin (4/1/2016), kasus meninggalnya Allya Siska Nadya menjadi trending topic di tengah masyarakat. Ramai-ramai media pun memberitakan hal serupa. Alhasil, publik pun bereaksi. Utamanya para netizen yang geram. Tiga hari setelah pengungkapan pertama oleh Obsessionnews.com, klinik Chiropractic First cabang PIM 1 sudah disegel polisi. Pihak-pihak berwenang yang terkait, langsung bergerak. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama langsung memerintahkan penutupan klinik Chiropractic First yang ternyata ilegal menurut penyelidikan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. (baca: Ahok Tutup Klinik Asing yang Menyebabkan Siska Meninggal) Pemberitaan gencar Kasus Siska telah memicu publik untuk mencari tahu apa sesungguhnya metode chiropractic yang selama ini dikenal mahal, mewah, dan dikelola oleh dokter-dokter asing yang terkesan hebat. Ternyata, metode ini masih kontroversial di negeri asalnya, AS. Ratusan korban telah jatuh akibat chiropractic. Umumnya, mereka menderita stroke pasca menjalani terapi. Sebagian bahkan lumpuh total, terjebak dalam anggota tubuh yang tak bisa digerakkan kecuali hanya kedipan mata sebagai alat komunikasi. Ada pula yang menderita sakit tulang luar biasa selama 24 jam sepanjang hidup tanpa bisa disembuhkan. Sebagian lainnya mengalami nasib seperti Siska. Seperti diketahui, Siska berobat di Chiropractic First The Spine & Nerve Clinic Cabang Pondok Indah Mall, Kamis (6/8/2015) malam. Di klinik terapi asing tersebut Siska ditangani dr Randall Cafferty, seorang warga negara Amerika Serikat. Sepulang dari klinik asing tersebut ia mengeluh kesakitan di bagian leher. Jumat (7/8) dini hari orangtua Siska membawanya ke Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dokter menyimpulkan telah terjadi pembuluh darah yang pecah di bagian leher Siska. Pukul 04.45 WIB Siska meninggal dunia. Seiring kasus Siska, Obsessionnews.com ingin menjaring pendapat Anda sebagai pembaca. Masihkah Anda memilih chiropractic sebagai alternatif pengobatan? Kami persilakan Anda untuk berpartisipasi dalam polling ini. [dyamar_poll id="3"]