Yuan Dipangkas, Saham di Bursa Tokyo Rontok

Yuan Dipangkas, Saham di Bursa Tokyo Rontok
Jakarta, Obsessionnews - Akibat dari keputusan People's Bank of China (PBOC) memangkas nilai tukar yuan hingga ke level terrendah pada Kamis (7/1), saham di bursa Tokyo, Jepang, juga rontog. Kejatuhan tersebut, merupakan yang paling rendah dalam tiga bulan terakhir. Reuters mengabarkan, jatuhnya saham di bursa Tokyo setelah otoritas Cina melemahkan mata uangnya sendiri, memicu kekhawatiran tentang ekonomi terbesar ke dua di dunia tersebut. Indeks Nikkei 225, anjlok 2,33 persen atau 423,98 poin dan kudu ditutup pada level 17.767,34. Dan ini, merupakan yang paling rendah sejak awal Oktober 2015 lalu. Selanjutnya, Indeks Topix dari semua saham utama juga jatuh 2,08 persen atau 30,90 poin dan berakhir di level 1.457,94. Keputusan bank sentral Cina memangkas nilai tukar yuan di level 6,5646 per dollar AS, disebut-sebut sebagai refleksi keluarnya dana asing dari negeri tersebut. Pada penutupan perdagangan yang cuma dibuka selama 30 menit, yuan menempati posisi 6,555 per dolar AS.(Mahbub Junaidi)