Jokowi Segera Tentukan Sikap Terhadap Korut

Jokowi Segera Tentukan Sikap Terhadap Korut
Jakarta, Obsessionnews - Pemerintah Indonesia segera bersikap atas uji coba bom hidrogen oleh Pemerintah Korea Utara yang mengundang protes banyak negara. Presiden Jokowi tengah berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri guna memutuskan sikap apa yang akan diambil pemerintah. "Saya kira itu kan prinsip dasar yang akan diambil oleh Indonesia tapi bagaimana soal itu dibicarakan, masih dibicarakan oleh Presiden dan Menlu akan seperti apa," ujar Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (7/1/2016). Ari mengatakan prinsip dasarnya Indonesia melakukan politik bebas aktif dan berperan aktif dalam menjalankan perdamaian dunia, sehingga Pemerintah Indonesia perlu kehati-hatian dalam mengambil sikap atas peristiwa ini. "Presiden sudah dilaporkan melalui uji coba yang dilakukan di Korut dan beliau tentu sudah melakukan kontak dengan Menlu terkait uji coba ini dan masih dipelajari," katanya. Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut protes terhadap Korea Utara atas uji coba bom hidrogennya. Indonesia menilai, uji coba tersebut bertentangan dengan Comprehensive Nuclear Test-Ban Treaty (CTBT) dan semangat yang terkandung di dalam perjanjian tersebut. Selain itu, uji coba nuklir merupakan pelanggaran atas kewajiban Korea Utara berdasarkan Resolusi DK Perserikatan Bangsa-Bangsa 1718 (2006), 1874 (2009), dan 2087 (2013). Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati dan mematuhi Resolusi DK PBB yang terkait. Sebelumnya, Pyongyang mengumumkan telah menguji coba miniatur bom hidrogen pada Rabu pagi. Getaran akibat ledakan termonuklir tak jauh dari situs uji coba nuklir Korut di Punggye-ri itu menyebabkan gempa bumi bermagnitudo 5,1. Meskipun Korut menilai uji coba itu menunjukkan keberhasilan program nuklir Pyongyang, banyak negara menilai, uji coba itu justru menimbulkan ketidakstabilan di kawasan, bahkan memicu ketakutan di seluruh dunia. (Has)