Dukung Pemerintah, Ical Pakai Jurus Pendekar Mabuk

Jakarta, Obsessionnews - Rencana Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) mendukung pemerintah menuai tanggapan yang beragam. Sebagian banyak menilai itu adalah akal-akalan kubu Ical agar pemerintah mau mengesahkan kepengurusan Partai Golkar hasil Munas Bali. Menurut Wakil Ketua Partai Golkar Kubu Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, kubu Ical tengah memainkan jurus mabok dengan menempuh berbagai cara agar tujuan utamanya tercapai. Padahal, jika disimak keputusan ini berbanding terbalik dengan sikap Aburizal yang selama ini kerap mengkritik pemerintah. "Ini karena sudah kepepet, mereka (kubu Ical) pakai jurus mabok, alih-alih dukung pemerintah. Padahal tujuan utamanya bukan itu," kata Priyo di Akbar Tanjung Institut, Pancoran, Kamis (7/1/2015). Mantan Wakil Ketua DPR ini menuturkan, kubu Aburizal ini terlihat panik, ketika Menteri Hukum HAM mencabut SK kepengurusan Agung Laksono, tapi tidak dibarengi dengan mengeluarkan SK untuk mengesahkan kepengurusannya. Golkar akhirnya menjadi partai yang tidak sah. Untuk menyelamatkan Partai Golkar, Akbar Tandjung menyarankan Partai Golkar secepatnya menyelenggarakan Munas untuk membentuk kepengurusan yang baru. Namun, oleh Wakil Ketua DPP Golkar kubu Ical, Nurdin Halid, justru Akbar disalahkan, bahkan dia kena teguran. "Saya begitu sedih, ketika mendengar bang Akbar kena teguran dari seorang Nurdin Halid. Memang sudah pernah berbuat apa untuk Golkar. Ini tandanya mereka panik, pakai jurus mabok," jelasnya. Wacana untuk mendukung pemerintah, diputuskan oleh kubu Ical, pada rapat konsolidasi dengan pengurus DPD I di Sanur Bali Senin kemarin. Wacana itu akan dibahas lagi dalam agenda Rapimnas yang rencananya diadakan akhir bulan ini. (Albar)





























