Bursa Asia dan Eropa Memerah Gara-gara Cina

Bursa Asia dan Eropa Memerah Gara-gara Cina
Jakarta, Obsessionnews - Pergerakan bursa di beberapa kawasan pasca Cina melakukan devaluasi atas mata uangnya sendiri, terus memerah. Setelah Asia, giliran bursa di Eropa merespon negatif keputusan otoritas Cina. Di kawasan Asia Pasifik, bursa memerah akibat aksi Bank Central Cina yang sengaja melorotkan mata uangnya sendiri sebesar 0,51 persen hingga berada di posisi 6,5646 per dolar AS. Aksi jual pun marak menyusul. Indeks Nikkei 225 di Tokyo, Jepang, anjlok 2,33 persen atau 423,98 poin dan kudu ditutup pada level 17.767,34. Dan ini, merupakan yang paling rendah sejak awal Oktober 2015 lalu. Selanjutnya, Indeks Topix dari semua saham utama juga jatuh 2,08 persen atau 30,90 poin dan berakhir di level 1.457,94. Merespon sentimen negatif yang bersumber dari Cina, bursa Eropa juga rontog satu-satu. Indeks FTSE, turun 1,9 persen di posisi 5,957 poin. Indeks DAX 30 juga demikian dengan melemah 2,9 persen dan berada di level 9.917,3 poin. CAC 40 di bursa Paris, Perancis juga melemah 2,4 persen jadi 4.373,8.(Mahbub Junaidi)