Beredar Kabar, Sejumlah Menteri Diganti pada 15 Januari

Jakarta, Obsessionnews – Pada Rabu malam (6/1/2016), beredar kabar lewat pesan singkat BBM maupun WA, bahwa Persiden Jokowi segera melakukan reshuffle pergantian menteri Kabinet pada 15 Januari 2016 ini. Berikut bunyi BBM yang beredar tersebut: 1. Reshuffle akan diumumkan Presiden Jokowi sebelum 15 Januari 2016 di Istana Bogor. 2. Luhut Panjaitan digeser jadi Menteri Utama yg membawahi para menko (ini lembaga baru) 3. Johnny Lumintang jadi Menko Polkam menggantikan Luhut. 4. Rini Soemarno melepas Menteri BUMN dan jabatan barunya Menteri Perhubungan. Menteri BUMN masih digodok Jokowi kemungkinan besarnya dari Parpol. 5. Menteri Agama dicopot dan posisinya akan diisi oleh Marwan Jafar tokoh PKB kelahiran Pati Jateng. Marwan kini menjabat Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi. 6. Menteri Pertanahan Ferry Mursidan Baldan dicopot. Posisinya akan diisi Teten Masduki. 7. Menteri PAN Yudhy Krisnadi dicopot dan posisinya akan diisi kader Partai Amanat Nasional (PAN) 8. Jaksa Agung Prasetyo dicopot dan posisinya akan diisi Todung Mulya Lubis. Todung sdh dipanggil Jokowi di Istana Negara dua hari lalu. 9. Menteri PU Basuki dicopot diganti kandidat profesional dari salah satu dirjen di PU. Catatan: 1. Dalam reshuffle kali ini Jokowi mengutamakan kementrian yg memiliki kemampuan menyerap anggaran. Kabinet kerja yg sekarang (sebelum reshuffle) memiliki kelemahan utama pada penyrrapan anggaran. Faktor inilah yg menjadi salah satu penyebab turunnya pertumbuhan ekonomi nasional. 2. Reshuffle kali ini akan dilakukan base on mengatasi pelemahan currency mata uang rupiah terhadap mata uang asing utamanya dolar AS. 3. Rini Soemarno digeser ke MENHUB utk memperlancar proyek2 China antara lain pembangkit lustrik dan KA cepat Jkt-Bdg serta proyek2 lain dari sumber investasi China di Indonesia. 4. PPP merapat ke kubu KIH dengan syarat Jokowi (lewat Menkumham) menganulir kepengurusan Romy dan mengesahkan kepengurusan Djan Fariz. Menag Lukman Hakim adalah kubu Rommy. PPP kubu Djan Fariz tdk minta kursi mentri pd Jokowi (tapi klo dikasih ya senang) yg penting Rommy dan kubunya disingkirkan. 5. Parpol pendukung pemerintah Jokowi-JK yg tdk kebagian kursi menteri akan dihadiahi jabatan kepala pada sejumlah badan milik negara. (Red)





























