Revolusi Mental Harus Diawali Pemahaman Nilai Pancasila

Revolusi Mental Harus Diawali Pemahaman Nilai Pancasila
Padang, Obsessionnews - Ideologi Pancasila berkedudukan sebagai ideologi negara Indonesia serta berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa Indonesia. Gerakan nasional Revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo harus menanamkan dan menjiwai nilai-nilai Pancasila. Aktivis Gerakan Mahasiswa Peduli Pancasila (GMPP), Zorino Farica S mengatakan, gerakan revolusi mental yang digagas Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) merupakan gerakan bersama pemerintah dan rakyat untuk memperbaiki karakter bangsa agar lebih mengedepankan nilai-nilai Pancasila. “Gerakan revolusi mental dengan menjiwai dan menanamkan nilai-nilai Pancasila, diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan mental yang masih melanda bangsa ini seperti, perilaku koruptor, pelanggara HAM, hingga perilaku sehari-hari masyarakat sehingga kembali menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila," ujar Zorino. Zorino mengatakan, degradasi nilai-nilai pancasila yang saat ini terjadi terutama di kalangan generasi muda, menjadi dasar pemikiran GMPP untuk mengembalikan nilai-nilai luhur pancasila, termasuk menggaungkan gerakan revolusi mental yang menanamkan nilai-nilai pancasila. "Hal ini pun sudah pernah di diskusikan dalam Focus Group Discussion (FGD) GMPP, pada 28 Desember 2015 bertemakan “Revolusi Mental Di Tengah Ideologi Pancasila”, dengan menghadirkan pembicara Aldri Frinaldi, SH, M.Hum, Ph.D (Dosen Ilmu Adminstrasi Negara UNP)," kata Zorino. Sementara itu, Dosen Ilmu Adminstrasi Negara UNP, Aldri Frinaldi yang menjadi pembicara dalam diskusi GMPP mengatakan, Presiden Indonesia Joko Widodo merupakan seorang aktivis. Pemerintahan saat ini dapat dikatakan sebagai pemerintahan para aktivis, karena pemerintahan yang dipimpinnya menginginkan suatu revolusi mental. “Reformasi birokrasi pemerintah pusat dan daerah mewujudkan sistem manajemen pemerintahan yang baik (good governance), tidak mungkin berhasil tanpa perubahan perilaku dan mindset para pejabat publik dan pegawai pemerintah, yang didukung oleh seluruh pemangku kepentingan bangsa ini. Untuk itu, gerakan nasional revolusi mental yang digaungkan pemerintahan Jokowi harus menanamkan nilai-nilai Pancasila” kata Aldri Frinaldi. Aldri Frinaldi menjelaskan revolusi mental yang direfleksikan ke dalam nilai-nilai pancasila ada dua poin penting, yaitu sikap kedisiplinan dari seorang pemimpin. Kemudian secara mentalitas dengan cara jangan menghilangkan silaturahmi. Nilai-nilai tersebut harus juga ditanamkan mahasiswa yang sangat memiliki jiwa aktivis sosial kemasyarakatan. “Mahasiswa yang pancasilais harus terlatih sebagai aktivis dan harus lebih membentuk diri menjadi lebih baik, menghidupkan kembali semangat jiwa bergotong royong dan hubungan sosial diantara masyarakat. Selain itu, mahasiswa harus dapat mengkolaborasikan gerakan revolusi mental dan kearifan lokal yang ada di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah kondisi bangsa saat ini, sekaligus menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” sebut Aldri Frinaldi. (Musthafa Ritonga)