BBM Sudah Turun, Harga Sembako Tidak Mau Turun

BBM Sudah Turun, Harga Sembako Tidak Mau Turun
Semarang, Obsessionnews - Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nyatanya belum diikuti turunnya harga sembako. Pantauan obsessionnews.com di Pasar Johar, Semarang, harga sembako masih berada di kisaran sama sebelum BBM turun, Selasa (5/1/2016). Harga cabai saat ini dipatok Rp 29 ribu, sama dengan harga pada Minggu (3/1/2016) kemarin. Sedangkan harga tomat tetap tidak ada perubahan. Penurunan juga tidak ditemui di harga sayur mayur seperti kubis dan kentang. Salah seorang pedagang cabai dan bawang, Yati mengatakan, penurunan BBM sama sekali belum berimbas pada harga lombok yang dijualnya. Untuk harga cabai keriting, dirinya masih memasang harga Rp 24 ribu sejak sebulan ini. Sedangkan harga cabai setan tetap dipatok Rp 29 ribu. "Bawang malah naik. Dari 23 ribu sekarang Rp 26 ribu. Tapi naiknya sudah dari minggu kemarin," jelas dia saat ditemui, Selasa (5/1/2016). Yati mengaku tidak mengetahui perihal penurunan BBM ini. Namun, seluruh pedagang cabai dan bawang belum menurunkan harga dagangannya, meski harga bahan bakar telah turun. "Belum turun (harga jualan). Masih sama dengan hari kemarin," jelasnya lagi. Sedangkan Sugno, pedagang kubis dan kentang menyatakan harga kentang masih sama seperti hari-hari sebelumnya. "Kentang Rp 12 ribu. Kalau kubis Rp 7.500," terang dia. Menurutnya, penurunan harga sayuran cenderung dipengaruhi panen raya. Sehingga, naik tidaknya BBM dinilai tidak memberi dampak signifikan pada harga hasil bumi. "Jadi penurunan BBM ndak ada efeknya mas," tutur dia. Begitu pula dengan harga beras, Gunarwo pemilik toko beras di kawasan yang sama menerangkan, perubahan harga BBM tak berpengaruh pada harga beras yang ia jual. "Ga ada sangkut pautnya harga beras dengan BBM. Jadi masih sama semua," tandasnya. (Yusuf IH)