Aspindo Himbau Pekerja Siap 'Adu Otot' Hadapi MEA

Semarang, Obsessionnews - Awal tahun 2016 berarti awal baru bagi bangsa Indonesia. Bagaimana tidak, upaya kemajuan bangsa melalui Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah mulai berlaku menyeluruh pada bulan Januari ini. Tak terkecuali di provinsi Jawa Tengah. Setidaknya 3 juta pekerja formal di Jawa Tengah sudah mulai siap-siap bersaing "adu otot" dengan tenaga kerja asal luar negeri. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pun menghimbau agar pekerja di 6.000 industri di 35 Kabupaten yang dinaunginya terus meningkatkan kualitas agar tak tergerus arus pekerja asing. Ketua Apindo Jawa Tengah, Frans Kongi mengatakan, tenaga pekerja perawat asal Jawa Tengah dinilai potensial untuk bekerja di negara Asia Tenggara lain. Perawat sendiri masuk dalam klasifikasi pekerja lokal yang dapat masuk ke negara anggota MEA. "Perawat dari wilayah kita sangat dibutuhkan oleh Singapura, Malaysia hingga Brunei," ungkapnya, Selasa (5/1/2016). Selain itu, tenaga kerja seperti mekanik mobil dan motor, pemahat kayu, perajin kulit dan tenaga pendidik juga dilirik negara lain. "Dan itu jumlahnya ada ribuan bahkan kalau dihitung secara keseluruhan wilayah kami punya 2-3,5 juta pekerja formal yang siap bersaing di MEA mulai bulan ini," ujar Frans. Menurutnya, kualitas pekerja perlu ditingkatkan supaya sesuai standar nasional. Hal tersebut dapat dimulai dengan etos kerja terbaik, hingga mutu barang yang dihasilkan paling tidak sama dengan pekerja asal negara MEA lain. "Dengan kualitas yang kita miliki sekarang jangan pernah takut untuk bekerja di negara orang lain," ucapnya. (Yusuf IH)





























