Pantura Diterjang Banjir Pada Awal Tahun

Semarang, Obssessionnews – Awal tahun tanpa banjir layaknya belum bisa dinikmati warga Semarang. Hujan deras yang melanda membuat banyak titik di kota lumpia terendam banjir. Seperti terlihat di sepanjang jalan utama pantura, di jalan Kaligawe, Senin (4/1/2016). Akses utama antara Kota Semarang dan Kota Demak itu terhambat, akibat luapan air yang masih tinggi. Dari pantauan obsessionnews.com, hampir seluruh jalan Kaligawe terendam air banjir di kedua sisi. Puluhan kendaraan berat ataupun kecil terpaksa berjalan perlahan-lahan, seraya mencari bagian jalan yang tidak terlalu tinggi ketinggian airnya. Beberapa kendaaraan pun nampak mogok akibat mesin kendaraan kemasukan air. Salah seorang pengendara yang kendaraannya mogok, Saroni, mengaku cukup terganggu dengan adanya banjir. Dirinya yang hendak menuju pusat kota harus mendorong kendaraan, karena mogok ditengah-tengah banjir. “Ya aktivitasnya terganggu lah mas. Ini motor saya mogok jadinya,” keluhnya saat ditemui di pinggir jalan. Beberapa pejalan kaki juga ikut terganggu dengan adanya banjir. Umi Kulsum, seorang guru yang mengajar di Taman Kanak-kanak dekat Kaligawe merasa kesulitan, saat harus menyeberang jalan yang penuh dengan banjir. “Banjirnya ngeri og mas. Ndak ada berhentinya langsung mas. Karena hujan selama ini,” terang dia Menurutnya, selain hujan, banjir juga diperparah dengan kondisi gorong-gorong yang mampet di wilayah perkampungan. Akibatnya, air meluap ke sungai dan jalan pantura Kaligawe. “Deket rel kereta api banyak sekali (sampah). Penyebabnya sampah,” tutur wanita berhijab itu. Meski begitu, banjir tidak menerjang wilayah perkampungan. Namun, dia berharap agar pemerintah segera membenahi saluran air yang seringkali tersumbat akibat sampah. (Yusuf IH)





























