Jokowi: Optimis, Kunci Sukses Tahun 2016

Jokowi: Optimis, Kunci Sukses Tahun 2016
Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut tahun 2015 adalah tahun yang sangat berat, karena penuh dengan tantangan, terutama di sektor keuangan, baik itu soal perlambatan ekonomi dunia, ketakutan atas kenaikan suku bunga The Fed, dan juga optimisme dan kepercayaan yang belum muncul pada tahun kemarin. "Saya optimistis pada tahun 2016, kita akan lebih baik, jauh lebih baik dari tahun kemarin," ujar Presiden Jokowi pada Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (4/1/2016). Presiden berharap rasa optimistis akan mewarnai tahun 2016, karena tidaklah mungkin dalam era kompetisi seperti saat ini, terlebih lagi Indonesia telah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk melakukan proteksi, perlindungan, atau memberikan subsidi berlebihan. "Oleh sebab itu, tahun ini, semua harus percaya, optimistis bahwa kita akan lebih baik. Itu harus, kuncinya ada di situ," kata Presiden. Presiden mengatakan bahwa banyak yang meragukan target realisasi dalam perekonomian. Padahal menurut Presiden, dirinya terus memantau perkembangan ekonomi, sejak pagi hingga malam bahkan larut malam, karena ingin mengetahui, misalnya penerimaan berapa yang diperoleh. "Pajaknya paling-paling 70 persen, realisasi di bawah 80 persen, iya-kan," ucap Jokowi. Menurut Presiden, dalam era kompetisi dan persaingan ini yang dapat dilakukan adalah yang kurang diperbaiki, yang belum baik itu dibenahi, karena proteksi, perlindungan dan pemberian subsidi pada produk-produk tanah air hanya akan melemahkan daya saing Indonesia. "Paket akan dikeluarkan terus agar daya saing, daya kompetisi kita semakin baik," katanya. (Has)