Jokowi Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

Jakarta, Obsessionnews – Belum genap setahun berkuasa, Kabinet Kerja pimpinan Presiden Jokowi berhasil menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Jumlah penduduk miskin di Indonesia menurun per September 2015. Jumlahnya mencapai 80 ribu jiwa dibanding periode Maret 2015. "Penduduk miskin berkurang, baik di perkotaan maupun pedesaan," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin di Jakarta, Senin (4/1/2016). Jumlah penduduk miskin di Indonesia per September mencapai 28,51 juta penduduk, atau setara 11,13 persen keseluruhan penduduk. “Menurun dari posisi Maret yang sebesar 11,22 persen,” katanya. Menurut Suryamin, ada beberapa faktor pendorong penurunan angka kemiskinan. Satu di antaranya pergerakan harga beras eceran. Sampai September 2015, pergerakan harga beras eceran melorot 0,92 persen. Faktor lain, ada perbaikan penghasilan petani. Indikator itu ditunjukkan dengan kenaikan nilai tukar petani sebesar 0,79 persen. Tapi, faktor terpenting adalah upaya pemerintah mengendalikan inflasi agar tetap relatif rendah. “Oleh karena itu pengendalian harga itu menjadi sangat penting,” ujar dia. Suryamin mengatakan ke depan pemerintah harus punya strategi khusus. Sebab, sejak maret 2012 perubahan angka kemiskinan sangat datar di level 10-11 persen. "Untuk menurunkannya secara cepat, itu perlu strategi khusus,” ujar dia. (mtvn)





























