Awal Tahun, Pasar Waru Semarang Terendam Banjir

Semarang, Obssessionnews – Hujan deras yang melanda sejak Minggu (3/1/2016) malam membuat banjir sejumlah titik di Kota Semarang. Tak terkecuali fasilitas publik seperti Pasar Waru yang terletak di jalan Sawah Besar, Kelurahan Gayamsari, Kecamatan Semarang Timur hingga Senin (4/1) siang. Sebagian pedagang pun terpaksa libur, karena air banjir menggenangi kios-kios mereka. Salah seorang pedagang barang bekas, Roni mengatakan, banjir disebabkan bendungan Banjir Kanal Timur yang terletak di dekat pasar, tidak bisa memuat limpahan air hujan. Terlebih, gorong-gorong air di sekitar pasar tersumbat, akibat banyaknya sampah. “Air yang masuk ke Pasar Waru mampet. Airnya setinggi lutut orang dewasa,” terang dia kepada obsessionnews.com. Aktivitas pasar pun lumpuh sedari pagi tadi. Roni yang biasanya berjualan, hanya bisa membenahi pintu toko agar air banjir tidak masuk ke kios dagangannya. Senada dengan Roni, pemilik bengkel motor di tengah pasar, Saroni mengeluh karena pelanggan bengkel yang biasa datang, tidak masuk ke toko. Pasalnya, air banjir sudah masuk ke emperan. Terlebih, ketinggian air di jalan utama pasar terlalu tinggi. “Yaa omsetnya turun mas. Sebagian besar pedagang tutup semua hari ini. Wong banjir sudah dari pagi,” tuturnya lagi. Menurutnya, banjir kali ini lebih disebabkan luapan air di Banjir Kanal Timur yang tidak mampu lagi menahan debit air. Beberapa rumah warga di Gayamsari diakuinya ikut terendam banjir setinggi satu meter. “Kalau siang ini masih ada yang terendam mas. Satu dua kampung ada yang rumahnya kemasukan air. Semoga saja nanti sore sudah surut,” jelas dia. Dari pantauan, hampir separuh pasar lumpuh total. Banyak kios dagang di sisi kanan dan tengah pasar tutup. Beberapa pedagang terlihat masih memaksakan membuka toko, meskipun banjir belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. (Yusuf IH)





























