Arab Saudi Keliru Putuskan Hubungan dengan Iran

Arab Saudi Keliru Putuskan Hubungan dengan Iran
Mantan Menteri Luar Negeri Swedia menilai langkah Arab Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran, sebagai "langkah buruk". Mehr News (4/1/2016) mengutip BBC, melaporkan, Carl Bildt, mantan Menlu Swedia mengatakan, langkah Saudi memutus hubungan diplomatik dengan Iran adalah langkah buruk, pasalnya dapat menyebabkan ketegangan di kawasan. Mantan Menlu Swedia menyampaikan statemen ini dalam lawan Twitter pribadinya. Ia menambahkan, Saudi saat ini sedang berusaha meyakinkan negara-negara Arab, Teluk Persia dan negara kawasan lain untuk mengurangi level hubungan dengan Iran. Akan tetapi apakah negara-negara lain akan melakukan hal yang sama dengan Saudi, belum tentu. Polisi Saudi Tembak DemonstranPolisi Saudi Tembaki Demonstran, Seorang Tewas Dalam aksi penembakan yang dilakukan aparat keamanan Arab Saudi terhadap para demonstran di Timur negara itu, seorang tewas. Situs berita Al Ahed, Lebanon (4/1) melaporkan, dalam demonstrasi rakyat di wilayah pemukiman warga Muslim Syiah, Al Awamiyah di Al Sharqiyah, Saudi, polisi menembaki demonstran. Akibat aksi penembakan itu, seorang warga bernama Ali Imran Al Dawood tewas dan sejumlah lainnya terluka. Di antara korban luka terdapat seorang anak berusia delapan tahun. Luka anak tersebut dikabarkan kritis. Warga wilayah Al Awamiyah menggelar demonstrasi memprotes eksekusi mati atas Syeikh Nimr dan menutup jalan-jalan di wilayah itu. Pemerintah Saudi, Sabtu (2/1) melaksanakan hukuman mati atas Syeikh Nimr Baqir Al Nimr karena dituduh melakukan aksi-aksi anti-keamanan. Langkah Saudi itu spontan memicu protes keras di negara-negara Arab dan Islam. (irib.ir)