Jokowi Kunjungi Pasar Keyabi di Zona Merah

Jokowi Kunjungi Pasar Keyabi di Zona Merah
Nduga, Obsessionnews - Tanpa diduga usai meninjau persiapan jalan Agats, Presiden Jokowi memutuskan ‎meninjau Pasar Lokal Keyabi Kabupaten Nduga, Kamis (31/12/2015)‎. Di pasar ini, masyarakat menyambut antusias kehadiran Presiden. Matahari terik dan cuaca panas tidak menghalangi keinginan masyarakat untuk melihat Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dari dekat. Warga pun harus teriak kepada Jokowi dan Iriana untuk melepaskan payung yang dikenakan karena jarak pandang warga terhalang. "Turunkan payungnya, kami mau melihat Presiden, bukan melihat payung," teriak seorang warga dari arah jauh. Memang pasar Keyabi itu tampak terlihat sederhana terlebih untuk melayani warga Kabupaten Nduga yang memiliki 198.000 jiwa, tentunya memerlukan pasar yang lebih baik. "Harus punya pasar sendiri. Ini memang kabupaten hasil pemekaran," ujar Presiden. ‎Setelah berkeliling pasar, Presiden sempat membeli jeruk nipis, pisang, cabai. "Barangnya bagus-bagus. Tempatnya memang sedang disiapkan Pak Bupati," kata Presiden. Meski termasuk zona merah, Presiden Jokowi tak kekhawatiran akan ancaman keamanan. Zona merah dimaksud merupakan daerah yang rawan keamanan. Akan tetapi setelah diyakinkan oleh Bupati, Jokowi pun memutuskan untuk mengunjungi daerah yang terisolir ini. "Saya tanya bupati, kondisinya baik, sehingga mau datang ya datang saja. Kenapa takut," ucap Presiden. Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan bahwa selama ini belum pernah ada Presiden Republik Indonesia yang pernah singgah di ‎Nduga. "Presiden Jokowi yang pertama ke sini karena di sini terisolasi. Ini luar biasa," ungkap Lukas. Perjalanan Presiden dan Ibu Negara Iriana bersama rombongan terbatas dari Wamena menuju Desa Kenyam, Kabupaten Nduga menempuh waktu ‎selama kurang lebih 2 jam dengan berganti moda transportasi dari Hercules VVIP A 1314 ke Heli Super Puma TNI AU. (Has)