BCA Peduli Tingkatkan Kualitas Pendidikan Papua

Timika, Obsessionnews - Tak dapat dipungkiri pendidikan salah satu aspek yang memegang peranan penting dalam sebuah bangsa. Pendidikan salah satu pilar penting bagi peradaban sebuah bangsa. Sektor pendidikan ikut andil besar menentukan majunya sebuah bangsa. Memang, pendidikan dan kemajuan bangsa ibarat dua sisi mata uang. Keberadaannya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Karena itulah kemajuan sebuah bangsa sejatinya tidak pernah lepas dari peranan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan salah satu tuntutan fundamental yang diamanatkan oleh UUD 1945. Hal ini berkaitan dengan salah satu tujuan negara Indonesia, sebagaimana termaktub dalam UUD 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Mengingat begitu pentingnya masalah pendidikan, pemerintah dan pihak swasta bekerja ekstra keras memajukan pendidikan di Indonesia. Kepedulian terhadap dunia pendidikan itu diwujudkan dalam penyediaan sarana dan prasarana, pelatihan guru, dan lain sebagainya. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ikut ambil bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa itu. BCA memberikan perhatian terhadap upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Papua dengan melatih guru-guru di empat kota di provinsi itu, yakni Manokwari, Sorong, Wamena, dan Timika. Pelatihan guru-guru itu bertema ‘Menjadi Guru yang Menginspirasi’. Hadir dalam pembukaan pelatihan itu Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Kebudayaan Kabupaten Timika Armin Wakerkwa, Kepala Kantor Wilayah IV BCA Frengky Chandra Kusuma, Head of CSR BCA Sapto Rachmadi, Kepala BCA Kantor Cabang Pembantu Timika William Morris di Timika, Rabu (7/10/2015). Frengky Chandra Kusuma mengatakan, kegiatan pelatihan untuk guru itu merupakan salah satu pilar bakti BCA, yakni ‘Solusi Cerdas’. Melalui kegiatan itu, BCA berupaya aktif mengembangkan program-program maupun bekerja sama dengan lembaga yang berkompeten untuk meningkatkan masyarakat Indonesia. “Tahun ini kita adakan pelatihan guru-guru di empat kota di Papua. Sebelumnya kita melakukan hal serupa di Manokwari, Sorong, dan Wamena pada 10-11 September 2015 lalu. Kita berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas anak-anak Papua. Makanya kita masuk melalui para guru. Kalau kualitas guru meningkat, maka secara otomatis kualitas anak didik juga akan meningkat,” jelas Frengky. Dalam program ini BCA memberikan edukasi kepada tenaga pengajar mulai dari tingkat SD-SLTA mengenai bagaimana menciptakan suasana belajar-mengajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Dengan demikian pelajaran akan lebih mudah diserap dan dipahami oleh para siswa. Selain itu, melalui pelatihan guru-guru diharapkan tumbuh kesadaran di kalangan pendidik untuk meningkatkan kualitas dalam bekerja. Sebab, guru menjadi role model dalam berpikir, berkata, dan berperilaku positif. Frengky mengungkapkan, fasilitator pelatihan seluruhnya berasal dari kalangan BCA sendiri. “Kita punya training centre dengan instruktur-instruktur yang berpengalaman dalam bidang pendidikan dan pengembangan kualitas SDM. Merekalah yang memberikan pelatihan kepada guru-guru,” katanya. Ia menambahkan, program edukasi yang dirintis sejak 2014 itu akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, terutama di kota-kota yang telah memiliki kantor cabang BCA. Menurutnya, BCA terus berkontribusi untuk pembangunan dan peningkatan SDM anak bangsa, tidak hanya di bidang bisnis keuangan tetapi juga di bidang sosial kemasyarakatan. Sejauh ini guru-guru yang dilatih menyambut positif program ini, karena metode yang diberikan bersifat baru. Frengky mengatakan, BCA berterima kasih dan bangga dapat mendukung membangun pendidikan di Papua. Dia berharap kontribusi dari BCA akan membawa perubahan positif di sekolah dan masyarakat, sehingga anak-anak akan memiliki semangat belajar yang tinggi. BCA merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi, menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial, UKM dan consumer. Pada akhir Maret 2015 BCA memfasilitasi layanan transaksi perbakan kepada 13 juta rekening nasabah melalui 1.114 cabang, 16.594 ATM, dan ratusan ribu EDC dengan dilengkapi layanan internet banking dan mobile banking. (arh)





























