Tahun 2015: Korban Tewas Akibat Kecelakaan Meningkat

Padang, Obsessionnews - Korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah hukum Sumatera Barat (Sumbar) sepanjang tahun 2015 mengalami peningkatan dibanding tahun 2014. Demikian juga dengan jumlah kejadian mengalami peningkatan. Dari data analisa dan evaluasi Kepolisan Daerah (Polda) Sumbar yang dipaparkan Kapolda Brigjen Polisi Bambang Sri Herwanto, jumlah lakalantas selama tahun 2015 mencapai 2. 559 peristiwa. Kejadian itu meningkat 9,54 persen dibanding tahun 2014 sebanyak 2.336 kejadian. "Jumlah korban meninggal tahun 2015 mencapai 550 jiwa dengan kerugian materil Rp8,3 Miliar. Sedangkan tahun 2014 sebanyak 530 jiwa meninggal akibat lakalantas dengan kerugian materi Rp7,3 Miliar," kata Bambang Sri Herwanto saat pemaparan akhir tahun, Rabu (30/12). Bambang mengatakan, lakalantas sepanjang 2015 didominasi kendaraan bermotor dengan jumlah 2.872 unit. Korban didominasi masyarakat usia produktif, yakni remaja usia SLTA sebanyak 1.105 orang, dan SLTP 776 orang. "Agar jumlah masyarakat usia produktif yang terlibat lakalantas berkurang, perlu ketegasan dari orang tua terhadap anak masing-masing agar tidak memberikan atau mengizinkan menggunakan kendaraan bermotor jika belum mencukupi umur," ujar Bambang. Bambang Sri Herwanto menambahkan, faktor penyebab lakalantas di Sumbar, paling tinggi disebabkan karena pengguna kendaraan memacu dengan kecepatan tinggi sebanyak 882 kasus, mendahului tidak aman 609 kasus, dan pelanggaran marka dan rambu seratus 13 kasus. "Supaya angka lakalantas, ke depan diperlukan kesadaran pengguna kendaraan bermotor agar menaati aturan, serta saling menghormati hak sesama pengguna jalan," sebut Bambang. (Musthafa Ritonga)





























