Penumpang KA Alami Lonjakan 6 Persen

Semarang, Obsessionnews - Jumlah penumpang Kereta Api Indonesia mengalami lonjakan 6% dibanding tahun lalu, saat liburan Natal dan Tahun Baru 2016. Namun, puncak keberangkatan paska libur, justru mengalami penurunan 1 persen. Data terbaru volume penumpang di stasiun Semarang Tawang secara rinci, 22 Desember penumpang naik 3.580 dan turun 4.135 orang. 23 Desember penumpang naik 5.977 dan turun 6.685. Pada 24 Desember penumpang naik 2.359 dan turun 4.004 orang. Sedangkan pada 25 Desember,3.722 dan 4.975 orang. Terakhir, pada 26 Desember, data menunjukkan penumpang naik sebanyak 4.192 orang dan turun 4.268 orang. Sementara data Semarang Poncol rinciannya, 22 Desember penumpang naik 5.075 dan turun 4.972 orang. Pada 23 Desember penumpang naik 6.012 dan turun 6.122 orang. 24 Desember tercatat penumpang naik 7.486 orang dan turun 6.095 orang. Pada perayaan Natal yakno 25 Desember penumpang naik 5.618 dan turun 5.494 orang. Terakhir, pada 26 Desember penumpang naik mencapai 4.285 dan turun 5.453 orang. “Alhamdulilah, semua berjalan lancar, hanya saja proses boarding pass agak antri namun masih wajar karena proses identifikasi penumpang,” kata Manajer Humas Daerah Operasi IV KAI Kota Semarang, Gatut Sutiyatmoko saat ditemui obsessionnews.com, Senin (28/12/2015). Gatut juga memprediksi, masa puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada 27 Desember mendatang dengan capaian 6.000 penumpang di stasiun Tawang dan Poncol 7.000 penumpang. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan jatuh pada 3 Januari 2016. Pihaknya pun menghimbau agar pengguna Kereta Api untuk selalu datang lebih awal dari jadwal pemberangkatan. Sebab, beberapa kali penumpang ketinggalan kereta lantaran terjadi penumpukan di boarding pass. Selain itu, para penumpang dihimbau membeli tiket di agen resmi karena diduga perederan tiket palsu mulai marak. “Kami himbau dua hal itu, penjualan tiket palsu sudah ada yang ketangkap di Lempuyangan dan Cirebon,”ujarnya. Medmi mengalami lonjakan yang cukup besar, Gatut memastikan tidak akan menambah armada KAI. Saat ini, PT KAI telah menjalanka 3 rangkaian kereta yang beroperasi terus menerus. “Tiga rangkaian KAI itu yakni, Kerta Jaya klas ekonomi dengan rangkaian panjang 16 gerbong, Argo Muria tujuan Semarang Tawang Gambir klas eksekutif ada 8 gerbong normal dan Mantap tujuan Madiun Pasar Senen dengan 9 gerbong klas ekonomi,”tandasnya. (Yusuf IH)





























