Jokowi: Pos Perbatasan, Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kupang, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain dapat memberi manfaat bagi masyarakat perbatasan, khususnya warga di Tasifeto Timur dan Kalukuk Mesak. Presiden menjelaskan bahwa di PLBN Terpadu Motaain ini akan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru. Di kedua kecamatan terdapat 984 Kepala Keluarga (KK) penduduk eks Timor Leste yang kini sudah menjadi WNI. "Sekaligus kita ingin arus barang dari Indonesia ke Timor Leste semakin banyak," ujar Jokowi saat meninjau PLBN Terpadu Motaain yang berada di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (28/12/2015). Pemerintah tidak hanya membangun PLBN saja, tetapi juga membangun jalan yang lebih lebar, di mana asalnya 4,5 meter, kini diperlebar hingga 7 meter. Jokowi juga meminta agar pasar yang berada di PLBN Terpadu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. "Dalam rangka peningkatan ekonomi," ucap Presiden. Pemerintah sedang membangun tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu. Ketujuh Pos itu berada di Entikong, Nanga Badau, Aruk, Wini, Motamasin, Motaain, Skouw. Pembangunan ini sekaligus untuk menghilangkan anggapan bahwa wilayah perbatasan sebagai wilayah terluar sering luput dari perhatian pemerintah. Akibatnya sering dikesampingkan pengembangannya. "Baik sebagai kebanggaan Bangsa Indonesia, maupun dari sisi ekonomi sebagai titik pertumbuhan ekonomi untuk mendorong dari Indonesia mendorong ekspor ke negara lain," kata Jokowi. (Has)





























