Inilah Ajaran Gus Dur Kepada Menteri Rizal Ramli

Jakarta, Obsessionnews - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengaku banyak mendapat pelajaran berharga selama kenal dengan Presiden keempat Indonesia Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Menurutnya, Gus Dur adalah tokoh hebat yang pernah dimiliki oleh bangsa Indonesia. Rizal mengaku selama ini masih menaruh hormat kepada Gus Dur. Suatu ketika ia penah diajak keliling Jawa Tengah dan Jawa Timur, ia tidak menyangka Gus Dur begitu dekat dengan rakyatnya seperti halnya Presiden kesatu Sukarno. "Baru saya sadar pendukung Gus Dur dari rakyat bawah luar biasa banyak. Datang spontan membawa minum, makan, tikar sendiri, dan bisa duduk berjam-jam. Tidak ada pemimpin di Indonesia setelah Bung Karno yang mau datang dan mendengarkan,” kata Rizal dalam testimonial haul keenam Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu, (26/12/2015). Saat itu, Rizal diminta untuk berpidato di depan masyarakat tentang ekonomi. Awalnya, Rizal mengaku kaku alias gerogi bagaimana menghadapi masyarakat, Gus Dur kemudian mengajarinya. “Yang dengar bengong saja, enggak ada reaksi. Habis itu Gus Dur bilang sama saya, kalau berhadapan dengan rakyat, tidak boleh seperti dosen,” akunya. Di beberapa kesempatan Rizal juga bercerita, kerap dinasihati Gus Dur akan tidak berbelit dan terlalu ilmiah jika berhadapan dengan masyarakat. Rizal diminta untuk menggunakan bahasa sederhana layaknya cerita atau dongeng. "Gus Dur mengatakan satu topik saja cukup. Jangan gaya ceramah atau kuliah. Kayak cerita saja, lebih menarik dan masuk. Ilmu ini enggak dapat di sekolah, saya baru dapat dari Gus Dur,” katanya. Selain itu, hal yang membuat dia kagum kepada Gus Dur adalah keberpihakannya kepada rakyat kecil, dan kaum minoritas. Rizal mengaku pernah diminta untuk konsisten memihak masyarakat. “Gus Dur pernah bilang, Rizal kamu bikin saja sejahtera petani, keberpihakannya jelas. Itu sesuatu yang saya pernah saya pelajari, dan saya hormati," tuturnya. Yang paling berkesan dan terasa bagi Rizal adalah, ia mengaku pernah dinasihati untuk tidak selalu berfikir rasional dalam menghadapi semua masalah. Awalnya, Rizal sempat tidak percaya dan menyepelekan omongan Gus Dur. “Saat itu saya jawab, sudahlah Gus, kita bagi-bagi tugas saja. Saya yang rasional, kamu beyond rational,” kata Rizal Setelah beberapa lama, Rizal mengaku baru menyadari bahwa apa yang dikatakan Gus Dur benar, tidak semua masalah dapat diselesaikan secara rasional. Menurutnya, ada sesuatu hal di dunia ini yang memang tidak rasional, dan harus diyakini kebenarannya. “Saya menyadari tidak semua masalah diselesaikan rasionalitas. Saya berterima kasih karena Gus Dur-lah yang menyadarkan itu,” tutupnya. (Albar)





























