Kominfo Luncurkan SMS Siaga Bencana, Lapor Dua Menit

Jakarta, Obsessionnews - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sepakat menjalin kerjasama penyebaran informasi bencana alam sedini mungkin. Sebagai tindak lanjut, Kemenkominfo meluncurkan Penyampaian Informasi Kebencanaan, Senin (21/12/2015) di gedung Kemenkominfo, Jakarta. “Ini sesuai amanat bagi setiap penyelenggara telekomunikasi, wajib memberikan prioritas untuk pengiriman, penyaluran, dan penyampaian informasi penting yang menyangkut keamanan negara, keselamatan jiwa manusia dan harta benda, bencana alam, marabahaya, dan atau wabah penyakit,” ujar Menteri Kominfo Rudiantara. Kerjasama ini dituangkan dalam Nomor: 826/KOMINFO/DJPPI/HK.03.02/05/2015 Nomor: KS.301/011/SU/V/2015 tentang Pemanfaatan Sistem Telekomunikasi Khusus dalam Rangka Penyebaran Informasi Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Tsunami dan Informasi Gempa Bumi. Implementasi Sistem Penyampaian Informasi Kebencanaan ini diharapkan dapat mengurangi kerugian materiil dan korban jiwa yang disebabkan oleh bencana alam. Tahun ini, BMKG sebagai penyedia Informasi kebencanaan, menyediakan informasi terkait bencana alam gempa bumi dan potensi tsunami.
Selanjutnya, penyampaian informasi kebencanaan ini akan dilakukan oleh operator seluler, sesuai dengan area cakupannya se-Indonesia. Sementara, Informasi Kebencanaan ini akan diterima langsung oleh masyarakat yang berada di lokasi terdampak bencana dan sekitarnya, melalui layanan SMS (Short Message Service) dengan menggunakan teknologi berbasis lokasi. Dimana, SMS akan diterima masyarakat dari operator selambatnya dua menit setelah operator seluler menerima informasi dari Pusat Penyampaian Informasi Bencana yang dibangun oleh Kominfo. Ini telah diuji coba di tiga daerah yang sudah ditetapkan, Kota Bandung, Kota Yogyakarta dan Jakarta. Khusus Jakarta, hanya dilakukan uji coba di daerah Gambir, Jakarta Pusat. Uji coba ini diresmikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika dengan melibatkan BMKG, PT Telkom selaku penyedia jaringan komunikasi dan aplikasi sistem, serta empat operator telekomunikasi seluler yaitu PT Telkomsel, PT Indosat, PT XL Axiata/Axis Telekom dan PT Hutchison 3 Indonesia. (Popi Rahim)
Selanjutnya, penyampaian informasi kebencanaan ini akan dilakukan oleh operator seluler, sesuai dengan area cakupannya se-Indonesia. Sementara, Informasi Kebencanaan ini akan diterima langsung oleh masyarakat yang berada di lokasi terdampak bencana dan sekitarnya, melalui layanan SMS (Short Message Service) dengan menggunakan teknologi berbasis lokasi. Dimana, SMS akan diterima masyarakat dari operator selambatnya dua menit setelah operator seluler menerima informasi dari Pusat Penyampaian Informasi Bencana yang dibangun oleh Kominfo. Ini telah diuji coba di tiga daerah yang sudah ditetapkan, Kota Bandung, Kota Yogyakarta dan Jakarta. Khusus Jakarta, hanya dilakukan uji coba di daerah Gambir, Jakarta Pusat. Uji coba ini diresmikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika dengan melibatkan BMKG, PT Telkom selaku penyedia jaringan komunikasi dan aplikasi sistem, serta empat operator telekomunikasi seluler yaitu PT Telkomsel, PT Indosat, PT XL Axiata/Axis Telekom dan PT Hutchison 3 Indonesia. (Popi Rahim)




























