Layanan Selular di Kaltara Tetap Prima Usai Gempa 6,1 SR

Layanan Selular di Kaltara Tetap Prima Usai Gempa 6,1 SR
Samarinda, Obsessionnews - Jaringan operator selular Telkomsel, Indosat Ooredoo dan XL Axiata di Kalimantan Utara (Kaltara), tetap normal meski gempa berkekuatan 6,1 SR, menguncang Tarakan, Kaltara, Senin (21/12) dinihari tadi. Layanan selular dipastikan tetap berjalan prima. "Alhamdulillah, semua jaringan kita di Kaltara aman," kata Head Of Sales Indosat Ooredoo Kalimantan, Dody Kusuma, ketika dikonfirmasi obsessionnews, Senin (21/12) siang. Demikian halnya disampaikan Senior Officer Corporate Communication XL Axiata Kalimantan North Region, Meliana Bory. Meliana menerangkan, semua pemancar Base Transceiver Station (BTS) XL Axiata di Tarakan dan Kaltara umumnya, tetap beroperasi normal. "Terkait gempa, jaringan XL tetap aman. Sejauh ini, BTS dalam kondisi aman. Kami terus mengantisipasi ketersediaan genset pemasok listrik ke BTS, kalau memang pasokan listrik PLN terhenti akibat dampak gempa," terang Meliana. gempa tarakan4 Sementara layanan selular Telkomsel di Kaltara, juga dilaporkan berjalan normal, meski gempa tersebut telah mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait jaringan Telkomsel di provinsi termuda di Indonesia itu. "Alhamdulillah, aman. Saat gempa dan sesudah gempa, jaringan kita aman di Tarakan dan Kaltara umumnya," terang Manajer Teknik Telkomsel Kalimantan Utara, Subhan, saat dikonfirmasi obsessionnews. "Sejauh ini jaringan dilaporkan normal. Tidak ada gangguan, tidak ada site BTS yang down akibat gempa. Pelanggan Telkomsel tetap berkomunikasi normal seperti biasa," kata Corporate Communication Telkomsel Regional Kalimantan, Rina Dwi Noviani, menegaskan. gempa Tarakan Diketahui, gempa berkekuatan 6,1 SR, terjadi Senin (21/12) dinihari tadi, sekitar pukul 01.47 WIB. Dilansir BMKG, pusat gempa berjarak 29 Km Timur Laut dari Tarakan, berkedalaman 10 Km. Meski demikian, gempa tidak berpotensi tsunami. Getaran gempa, selain dirasakan di Kabupaten lainnya di sekitar kota Tarakan, Kaltara, juga dirasakan hingga Tawau Malaysia. Sejumlah bangunan tempat tinggal di Tarakan, mengalami kerusakan ringan hingga rusak berat. (Husni Fahmi)