Laga Kontra Madrid Memalukan

Laga Kontra Madrid Memalukan
Madrid - Entrenador Rayo Vallecano Paco Jemez tak dapat menutupi kekecewaannya setelah tim dilumat 10-2 oleh Real Madrid dalam lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (20/12). Menurut Vallecano, kemenangan telak Los Merengues di Bernabeu tidak menguntungkan siapa pun termasuk Madrid sendiri. Alih-alih menyalahkan para pemain, Jemez justru mengklaim laga di Santiago Bernabeu memalukan dan merusak sepakbola Spanyol secara umum. Skuat Paco sendiri bukannya tanpa perlawanan, mereka bahkan mampu unggul 2-1 melalui Antonio Amaya dan Jazobed setelah sempat tertinggal gol Danilo di menit ketiga. Namun usaha mereka membawa pulang hasil manis pupus setelah Tito diusir wasit karena melakukan pelanggaran terhadap Toni Kroos dan Gareth Bale menyamakan kedudukan 2-2 di menit 26. Vallecano harus bermain dengan sembilan orang selama satu jam menyusul keputusan wasit mengganjar Raul Baena dengan kartu kuning kedua lantaran mengganggu pergerakan Sergio Ramos. Inilah yang menjadi awal petaka Rayo dengan kebobolan delapan gol tambahan lainnya di sisa laga. "Sudah sejak lama sejak saya melihat sesuatu yang sangat tidak masuk akal dan begitu memalukan," kata Paco dengan nama emosional dalam konferensi pers usai laga. "Ini tidak menguntungkan Madrid, kami atau sepakbola Spanyol. Ketika sesuatu seperti ini terjadi, tidak ada yang menang. "Kami merasa malu tapi kami merasa baik, terlepas dari apa yang terjadi. Para pemain membuat usaha besar," lanjutnya. "Mungkin beberapa fans Madrid menikmatinya. Mayoritas orang tak akan suka ini. Ini seharusnya tak terjadi di mana pun - ini seperti mimpi buruk. "Para pemain saya profesional yang mendedikasikan bertahun-tahun hidup mereka untuk ini - untuk kondisi yang aneh dan sesuatu yang tidak normal." (goal.com)