Digoyang Gempa Susulan, Gedung Perkantoran di Tarakan Retak-retak

Samarinda, Obsessionnews - Sejumlah gedung perkantoran di Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), mengalami keretakan pasca gempa berkekuatan 6,1 SR, Senin (21/12) dinihari. Penghuni hotel pun sempat keluar hotel, menyusul gempa susulan yang berlangsung hingga Senin siang hari. Keterangan diperoleh Obsessionnews.com dari salah seorang karyawan swasta asal Jakarta, Nurfida Yahya yang tengah bertugas di Tarakan mengatakan, dia sempat keluar hotel lantaran getaran terasa cukup kuat. "Dinihari tadi saya sempat keluar hotel. Siang tadi, saya juga sempat keluar hotel lagi karena ada gempa susulan meski kecil," kata Nurfida, Senin (21/12) sore. Muhammad Idris, warga Tarakan, juga sempat menyaksikan penghuni hotel tampak kebingungan setelah Tarakan diguncang gempa. "Penghuni hotel keluar hotel, karyawannya juga ikut keluar hotel. Tapi memang kali ini, gempanya benar-benar terasa kuat, sejumlah rumah ambruk. Sebelumnya, cuma gempa ringan, gempa kecil," ujar Idris. Sejumlah gedung perkantoran pun mengalami keretakan. Bahkan, kantor Grapari Telkomsel Tarakan, harus mengungsikan pelayanannya kepada pelanggan di halaman parkir Grapari. Sebab, gempa menyebabkan keretakan gedung kantor mereka. " Pelayanan Grapari Tarakan kepada pelanggan sementara kita pindahkan ke halaman parkir. Karena saat ini masih ada goncangan-goncangan kecil dan kondisi gedung ada retakan di lantai 1 dan lantai 2," kata Corporate Communication Telkomsel Regional Kalimantan, Rina Dwi Noviani. Diketahui, gempa berkekuatan 6,1 SR, terjadi Senin (21/12) dinihari tadi, sekitar pukul 01.47 WIB. Dilansir BMKG, pusat gempa berjarak 29 Km Timur Laut dari Tarakan, berkedalaman 10 Km. Meski demikian, gempa tidak berpotensi tsunami. Getaran gempa, selain dirasakan di Kabupaten lainnya di sekitar kota Tarakan, Kaltara, juga dirasakan hingga Tawau Malaysia. Sejumlah bangunan tempat tinggal di Tarakan, mengalami kerusakan ringan hingga rusak berat. (Husni Fahmi)





























