7 Rumah Rusak Pasca Gempa 6,1 SR di Tarakan

Obsessionnews, Samarinda - Tujuh rumah dilaporkan mengalami kerusakan, pascagempa berkekuatan 6,1 SR dengan pusat gempa berjarak 29 km dari Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), pukul 01.47 WITA, Senin (21/12) dinihari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Getaran gempa memang membuat panik warga Tarakan, terutama mereka yang bertempat tinggal di bibir pantai. Bahkan mereka sempat berada di di sebuah bangunan masjid di dataran tinggi Slumit, untuk mengungsi. "Informasi sementara 4 rumah rusak akibat gempa," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Fajar Setiawan, saat dihubungi obsessionnews, Senin (21/12).
Fajar menerangkan, getaran akibat gempa memang dirasakan cukup kuat dirasakan warga Tarakan. Keempat rumah warga yang mengalami kerusakan itu berada di RT 05 Kelurahan Juata Kerikil, Tarakan. "Ambruk di bagian dapur karena gempa. Kepolisian setempat di Tarakan bersama Babinkamtibmas tengah membantu warga. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini," ujar dia.
Keterangan diperoleh obsessionnews, selain di Kelurahan Juata Tarakan, kerusakan rumah warga juga terjadi di Kelurahan Selumit Pantai dan di Kelurahan Juata Laut. Tiga rumah rusak, terparah di rumah tinggal di Juata Laut. "Teman kerja saya ada tinggal di Juata Laut. Iya, di sana ada rumah warga ambruk," kata warga Tarakan Kota, Roni Hamzah, dihubungi terpisah.
Situasi pascagempa, lanjut Roni, rumah warga yang menjadi korban, diungsikan ke sekitar rumah warga lainnya. Menurut Roni, getaran akibat gempa kali ini, memang dirasakan cukup kuat. "Kali ini lebih kuat getaran gempanya. Sebelumnya memang pernah, tapi gempa ringan," tambah Roni.
Keterangan dihimpun, Gempa 6,1 SR berkedalaman 10 km selain dirasakan hingga Tawau Malaysia, juga dirasakan warga di Kabupaten Tana Tidung Kaltara yang berjarak 49 km Timur Laut dari kota Tarakan serta warga Bulungan yang berjarak 93 km Timur Laut dari Tarakan, juga di Provinsi Kaltara. "Gempa terasa sekitar 30-40 detik. Saya sampai terbangun dari tidur," kata warga Bulungan, Jundan Arif. (Husni Fahmi) 
Fajar menerangkan, getaran akibat gempa memang dirasakan cukup kuat dirasakan warga Tarakan. Keempat rumah warga yang mengalami kerusakan itu berada di RT 05 Kelurahan Juata Kerikil, Tarakan. "Ambruk di bagian dapur karena gempa. Kepolisian setempat di Tarakan bersama Babinkamtibmas tengah membantu warga. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini," ujar dia.
Keterangan diperoleh obsessionnews, selain di Kelurahan Juata Tarakan, kerusakan rumah warga juga terjadi di Kelurahan Selumit Pantai dan di Kelurahan Juata Laut. Tiga rumah rusak, terparah di rumah tinggal di Juata Laut. "Teman kerja saya ada tinggal di Juata Laut. Iya, di sana ada rumah warga ambruk," kata warga Tarakan Kota, Roni Hamzah, dihubungi terpisah.
Situasi pascagempa, lanjut Roni, rumah warga yang menjadi korban, diungsikan ke sekitar rumah warga lainnya. Menurut Roni, getaran akibat gempa kali ini, memang dirasakan cukup kuat. "Kali ini lebih kuat getaran gempanya. Sebelumnya memang pernah, tapi gempa ringan," tambah Roni.
Keterangan dihimpun, Gempa 6,1 SR berkedalaman 10 km selain dirasakan hingga Tawau Malaysia, juga dirasakan warga di Kabupaten Tana Tidung Kaltara yang berjarak 49 km Timur Laut dari kota Tarakan serta warga Bulungan yang berjarak 93 km Timur Laut dari Tarakan, juga di Provinsi Kaltara. "Gempa terasa sekitar 30-40 detik. Saya sampai terbangun dari tidur," kata warga Bulungan, Jundan Arif. (Husni Fahmi) 





























