Rohana Koeddoes, Perempuan Hebat Sumbar

Rohana Koeddoes, Perempuan Hebat Sumbar
Padang, Obsessionnews- Roehana Koeddoes adalah salah satu tokoh perempuan Sumatera Barat (Sumbar) dimasanya. Hingga sekarang, apa yang dirintisnya dinilai masih relevan. Dimasa anak-anak, ketika berusia 8 tahun, perempuan kelahiran Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumbar 20 Desember 1884 (14 Sapar 1303), is sudah tertarik membaca. Disaat anak-anak sesusianya masih sibuk bermain, anak dari pasangan Moehammad Rasjad Maharadja Soetan dengan Kiam, ia sudah tertarik dengan pendidikan. Selain hari-harinya ia habiskan untuk pendidikan, ia juga mampu mengorganisi teman-temannya. Salah satu fenomenal yang masih dapat dilihat sampai sekarang, industri kerajinan rumah tangga yang masih berdiri dan berkembang baik di Koto Gadang. Amai Setia, industri kerajinan sebagai bukti yang telah dirintis Roehana Koeddoes yang telah berdiri sejak 100 tahun yang lalu. Untuk mengenal lebih jauh kiprah yang dirintis Roehana Koeddoes, Bundo Kanduang Sumbar menggelar Seminar Sehari. Seminar yang yang sekaligus merekomendasikan agar pemerintah mengangkat perempuan hebat itu, sebagai pahlawan nasional "Dimasanya Roehana Koddoes adalah orang yang sangat peduli dengan pendidikan. Dia tak pernah belajar secara formal,  hanya belajar ototidak, kendati demikian dia bisa mengajak anak-anak sesusianya untuk ikut termotivasi belajar," kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar Guspardi Gaus, usai membuka Seminar Sehari tentang Roehana Koeddos, di Aula Gubernuran Provinsi Sumbar, Minggu (20/12). DPRD) Sumbar mendukung tokoh Roehana Koeddoes diusulkan jadi pahlawan nasional, mengingat kirprah yang dirintis Roehana Koeddos sangat luar biasa dan masih relevan sampai sekarang. Sebagai perempuan yang luar biasa di usia 8 tahun ia telah menjadi anak yang tertarik dengan dengan pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan kesukaan Roehana yang suka membaca sejak masih kecil. Gupardi juga mengemukakan beberapa alasan lain yang membuat Roehana Koeddoes layak mendapat gelar pahlawan nasional adalah, dia orang yang memiliki jiwa pengorbanan tinggi demi kepentingan bangsa. Pengorbanannnya terhadap nusa dan bangsa, dibuktikannya atas kepeduliannya terhadap pendidikan dan orang sekitar. Semasa Rohana Koeddoes hidup, ia rela menghabiskan banyak waktunya untuk mengembangkan pendidikan. Tiga tahun setelah menikah di usia 24 tahun, Roehana Koeddoes sudah merintis atau mendirikan sekolah formal. Di usianya yang masih muda yaitu 27 tahun, ia juga sudah mendirikan surat kabar dengan memperkerjakan karyawan yang hampir keseluruhannya perempuan, dan menjadi satu-satunya perempuan pertama yang menjadi wartawati dimasanya. "Dengan semua yang telah ia lakukan, bisa di bilang, Roehana Koeddoes belum ada tandingannya hingga saat ini. Oleh karena itu beliau layak di perjuangkan jadi pahlawan nasional, jika ini diusulkan ke pusat kami rasa mereka juga tak punya alasan untuk menolaknya," kata Guspardi. Sementara itu, cucu dari Roehana Koeddoes Edi Yuni mengatakan, sebagai keluarga ia berterimakasih atas perhatian yang telah diberikan atas perjuangan yang telah dilakukan sang nenek. "Diharapkan apa yang pernah di lakukan nenek buyut kami bisa menjadi contoh tauladan untuk anak-anak muda Sumbar yang ada sekarang, terutama perjuangan dan perhatian beliau terhadap kaum perempuan," ujar Edi. Hal yang sama diungkapkan anak Nagari Kotogadang, Leonardy Harmainy Datuak Bandaro Basa mengatakan, rencana mengusulkan sosok Roehana menjadi pahlawan nasional diharapkan bisa didukung oleh semua pihak. Kemudian dengan ketokohan Roehana yang telah diakui secara nasional dan banyak mendapat penghargaan dari pusat, ia juga mengharapkan generasi muda yang menjadikan sosok bersangkutan sebagai suri tauladan juga bisa lebih banyak lagi. (Musthafa Ritonga)