Dwi Soetjipto Ketua Alumni ITS, Ridwan Ketua Senat

Surabaya. Obsessionnews - Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) menggelar Kongres di Empire Palace, Surabaya, Minggu (20/12/2015), untuk pemilihan ketua IKA ITS periode 2015-2019 dengan pemungutan suara. Direktur Utama Pertamina DR Ir Dwi Soetjipto terpilih sebagai Ketua Umum IKA ITS, sedangkan Pimpinan Komisi X DPR RI Ir HM Ridwan Hisjam terpilih sebagai Ketua Senat IKA ITS. Dwi terpilih setelah melewati proses penjaringan bakal calon dengan sistem One Man One Vote (Omov), dan unggul dalam pengambilan suara dalam konggres IKA ITS. Dwi menggondol 143 suara dari total 223 suara utusan. Sedangkan Sentot E Baskoro mendapat 77 suara, Adi Prasetya hanya mendapuk 1 suara, Sutopo Kristanto memperoleh 1 suara, Gunadi tidak mendapatkan suara, sisanya 1 suara abstain. Jumlah pemilih ini merupakan perwakilan atau utusan dari setiap komisariat jurusan (Komjur) yang mewakili 95.220 alumnus ITS. Serta utusan dari perwakilan wilayah (PW) dan pengurus pusat. Dengan total 231 perwakilan yang mengikuti kongres ini. Sistem One Man One Vote (Omov) atau sistem pemungutan suara untuk penjaringan bakal calon (balon) ketua ini pertama kalinya digunakan kongres IKA ITS untuk memilih ketuanya. Melalui perwakilan setiap komisariat Jurusan, terdapat 9 balon yang dicantumkan dalam surat suara. Mereka yaitu Adi Prasetya, Bambang J pramono, Dwi Soetjipto, Gunaris, Mascheiah, Nusyirwan Ismail, Satya Widya Yudha, Sentot E Baskoro dan Sutopo Kristanto. Pada tahap ini, lima kandidat dengan suara terbanyak akan lolos ke pemilihan pada konggres IKA ITS. Untuk mengakomodir alumni ITS yang tersebar sesuai dengan aktivitasnya, maka untuk penjaringan langsung, panitia menyediakan ‘TPS’ di 3 wilayah, yaitu Jabodetabek, Jawa Timur dan Sumatera Selatan. Lima balon dengan suara terbanyak diantaranya Adi Prasetya (67 suara), Dwi Soetjipto (433 suara), Gunaris (36 suara), Sentot E Baskoro (24 suara) dan Sutopo Kristanto (190 suara). Pemilihan tahap kedua dilakukan di Surabaya, Minggu (20/12). Kemudian, pemilihan dilakukan dengan pemungutan suara oleh peserta konggres. (Red)





























