Dishub Jabar Gelar Pemeriksaan Angkutan Libur Tahun Baru

Bandung, Obsessionnews - Masa libur sekolah sudah dimulai, begitupun tahun baru sudah diambang pintu, kondisi libur kerapkali dijadikan momen untuk berwisata. Untuk menyiapkan angkutan liburan, natal dan tahun baru tersebut Dinas Perhubungan Jawa Barat bekerjasama dengan Dirlantas Polda Jabar menyiapkan 8000 unit bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP). Minggu (20/12)digelar persiapan kelaikan kendaraan tersebut di terminal Leuwipanjang Bandung. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufikurohman pasti ada lonjakan penumpang menjelang momen tersebut, terlebih bersamaan dengan libur sekolah. "Ya pasti ada kenaikan jumlah penumpang, sehingga kita periksa sejumlah bis yang akan digunakan, sehingga tidak menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Dedi.
Jumlah bis yang disiapkan tersebut merupakan bis angkutan umum serta cadangan dari setiap Perusahaan Otobis yang mencapai 40 unit/PO. Semua kendaraan yang akan beroperasi pada liburan sekolah, Natal dan Tahun baru menurut Dedi harus kendaraan yang laik jalan, sehingga setiap PO bis diharuskan memeriksa seluruh komponen sebelum beroperasi, seperti rem, ban, palu pengaman serta awak bisnya. Dalam pemeriksaan yang dilakukan dilibatkan pula Badan Narkotika Nasional jabar untuk meyakinkan, agar para awak bis yang membawa kendaraan terbebas dari zat yang dapat membawa bencana tersebut. "Bahkan bisa jadi kita menggelar tes urine bagi awak bis pada waktunya nanti apabila dirasakan perlu, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi penumpang," tandasnya. Dedi menghimbau para penumpang tidak gampang percaya terhadap orang yang baru dikenal dan memberikan makanan atau minuman, selain itu tidak menggunakan perhiasan dan jangan berebut bis, karena armada bis mencukupi. Selain itu, bagi awak bis tidak ngantuk saat membawa bis, tidak ugal-ugalan dan menyiapkan armada yang tidak mogok serta menyiapkan kotak P3K dan palu pemecah kaca saat terjadi hal yang tidak diinginkan. (Dudy Supriyadi)
Jumlah bis yang disiapkan tersebut merupakan bis angkutan umum serta cadangan dari setiap Perusahaan Otobis yang mencapai 40 unit/PO. Semua kendaraan yang akan beroperasi pada liburan sekolah, Natal dan Tahun baru menurut Dedi harus kendaraan yang laik jalan, sehingga setiap PO bis diharuskan memeriksa seluruh komponen sebelum beroperasi, seperti rem, ban, palu pengaman serta awak bisnya. Dalam pemeriksaan yang dilakukan dilibatkan pula Badan Narkotika Nasional jabar untuk meyakinkan, agar para awak bis yang membawa kendaraan terbebas dari zat yang dapat membawa bencana tersebut. "Bahkan bisa jadi kita menggelar tes urine bagi awak bis pada waktunya nanti apabila dirasakan perlu, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi penumpang," tandasnya. Dedi menghimbau para penumpang tidak gampang percaya terhadap orang yang baru dikenal dan memberikan makanan atau minuman, selain itu tidak menggunakan perhiasan dan jangan berebut bis, karena armada bis mencukupi. Selain itu, bagi awak bis tidak ngantuk saat membawa bis, tidak ugal-ugalan dan menyiapkan armada yang tidak mogok serta menyiapkan kotak P3K dan palu pemecah kaca saat terjadi hal yang tidak diinginkan. (Dudy Supriyadi) 




























