24 Orang Tersangka Bakar Kantor Gubernur Kaltara

24 Orang Tersangka Bakar Kantor Gubernur Kaltara
Samarinda, Obsessionnews - Polisi bergerak cepat mengusut insiden demo anarkis berujung pembakaran Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) di Bulungan, Sabtu (19/12) lalu. Penyidik menetapkan 24 orang sebagai tersangka. Pengamanan Bulungan diperketat, setelah 200 personel Brimob Kelapa Dua, tiba di Bulungan, Minggu (20/12). "Sudah 24 orang yang diamankan, semua berstatus tersangka," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Fajar Setiawan, saat dihubungi obsessionnews, Minggu (20/12) malam. Fajar menerangkan, 24 orang tersangka itu, kini tengah menjalani pemeriksaan intensif penyidik, di markas Polda Kalimantan Timur, di Balikpapan. "19 orang tersangka pagi tadi dibawa ke Polda Kaltim. Sementara, 5 orang lainnya, akan menyusul Senin (20/12) pagi besok," tegas Fajar. bakar gub kaltara02 Situasi di Bulungan, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara itu, kini dilaporkan kondusif. Kendati demikian, untuk lebih memberi rasa aman masyarakat Bulungan beraktivitas, Polri menerjunkan ratusan Satuan Brimob Kelapa Dua ke Bulungan. Personel Brimob Kelapa Dua, melengkapi pengamanan di Bulungan, setelah sebelumnya melibatkan Brimob Polda Kaltim dari Balikpapan dan Tarakan di Kaltara, Polres Bulungan serta aparat TNI. "Benar, 200 personel Brimob Kelapa Dua didatangkan ke Bulungan," sebut Fajar. Fajar kembali mengingatkan, agar masyarakat yang berunjukrasa, tidak bertindak anarkis, yang hanya merugikan banyak pihak. "Masyarakat jangan terpengaruh ajakan yang negatif, apalagi demo anarkis. Kalau ditangkap petugas dan masuk tahanan, risiko ditanggung sendiri dan nantinya jadi susah sendiri," demikian Fajar. bakar gub kaltara0 Sekadar diketahui, massa yang berunjukrasa Sabtu (19/12) memprotes hasil penghitungan suara di tengah pleno KPU Kaltara di Balai Serbaguna Pemprov Kaltara, berujung anarkis. Mereka merusak dan membakar sebagian kantor di Kompleks Perkantoran Gubernur Kalimantan Timur di Bulungan. Sejumlah kendaraan dirusak dan dibakar. Seperti mobil dinas Gubernur Kaltara bernomor KT 1 HI, menjadi sasaran pengrusakan. Pilkada Gubernur Kaltara 9 Desember 2015 lalu, diikuti 2 pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Mereka adalah pasangan nomor urut 1 Jusuf SK-Marthin Billa dan urut 2 Irianto Lambrie-Udin Hianggio. Namun berdasarkan penghitungan suara cepat, Irianto-Udin Hianggio mengungguli pesaingnya. (Husni Fahmi)