Jokowi Akui Penyerapan Anggaran di Daerah Masih Kurang‎

Jokowi Akui Penyerapan Anggaran di Daerah Masih Kurang‎
Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa salah satu syarat utama keberhasilan pembangunan nasional akan sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Keduanya harus seiring sejalan tanpa saling membeda-bedakan. Presiden menyampaikan hal itu saat membuka Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional IV Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) di Jakarta, Kamis (17/12/2015). "Perencanaan pembangunan daerah harus satu garis dengan rencana pembangunan nasional, jangan sampai berbeda, ini sangat berbahaya," ucap Presiden. Seiring dengan hal itu, Jokowi mengingatkan kepada pemerintah daerah agar memanfaatkan anggaran daerah dengan sebaik-baiknya. Yang menjadi perhatian Presiden adalah mengenai penyerapan anggaran yang dirasa masih kurang. "Tingkatkan penyerapan anggaran, jangan takut menggunakan dan hanya disimpan saja," kata Presiden. Presiden meyakini, jika anggaran daerah terserap dengan baik maka akan berdampak kepada pertumbuhan nasional. Presiden mengatakan bahwa sektor investasi diyakini akan memberikan kemajuan untuk bangsa karena semakin banyak investasi, semakin banyak uang beredar semakin sejahtera masyarakat Indonesia. Terkait perizinan investasi yang selalu menjadi kendala di daerah, Presiden Jokowi juga kembali memerintahkan agar proses perizinan ini untuk dapat disederhanakan. "Saat ini problem di daerah sama, kalau masih dipersulit, daerah itu pasti ditinggal investor," ucap Presiden. (Has)