Pengendara Emosional, Kecelakaan Menunggu

Padang, Obsessionnews - Kecelakaan di jalan raya lebih disebabkan karena faktor manusianya. Selain tidak disiplin dalam berlalu lintas, pengendara di Sumatera Barat (Sumbar) dinilai masih sering terpancing emosi saat berkendara di jalan raya. Ketua Umum Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Sumbar Ali Asmar mengatakan, akibat perilaku pengendara yang demikian, demikian, sehingga berpotensi untuk membahayakan dirinya sendiri serta pengguna jalan yang lain. "Berdasarkan evaluasi, pengendara di Sumbar memang cenderung masih emosional. Kadang, saat kendaraannya didahului oleh kendaraan lain dengan cara yang agak mengejutkan, emosinya muncul hingga akhirnya terjadi kejar-kejaran di jalan raya. Ini tentu bisa membahayakan," kata Ali Asmar yang juga merupakan Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, usai pembukaan Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Sumbar di auditorium gubernuran, Rabu (16/12). Kecelakaan di jalan raya juga sering terjadi karena faktor kendaraan yang tidak laik jalan. Pengendara sendiri pun kurang mengindahkan aturan lalu lintas di jalan raya. "Kita berharap, dalam rakor ini nanti akan muncul ide untuk bisa meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya mematuhi aturan di jalan raya," kata Ali Asmar.
Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumbar, Amran. Ia meminta kepada seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Sumbar berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan di jalan raya. "Kita petakan persoalan dan cari solusi terbaik dan forum ini," sebut Amran. Terkait lonjakan kendaraan jelang Natal dan Tahun Baru, Asli Asmar meminta semua pihak berkepentingan untuk mempersiapkan secara matang sejak dini, sebagai antisipasi terhadap adanya pitensi gangguan di jalan raya. Upaya persiapan yang perlu dimatangkan, penjagaan di titik-titik rawan serta menempatkan alat berat. "Keamanan di jalan raya perlu demi kelancaran transportasi. Alat berat juga ditempatkan agar bisa segera digunakan jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti longsor atau banjir," katanya. Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Komisari Besar (Kombes) Polisi Eddy DJ mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk menjaga titik rawan jelang Natal dan Tahun Baru. "Jumlah anggota yang disiapkan, akan kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan," kata Eddy. (Musthofa Ritonga)
Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Sumbar, Amran. Ia meminta kepada seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Sumbar berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan di jalan raya. "Kita petakan persoalan dan cari solusi terbaik dan forum ini," sebut Amran. Terkait lonjakan kendaraan jelang Natal dan Tahun Baru, Asli Asmar meminta semua pihak berkepentingan untuk mempersiapkan secara matang sejak dini, sebagai antisipasi terhadap adanya pitensi gangguan di jalan raya. Upaya persiapan yang perlu dimatangkan, penjagaan di titik-titik rawan serta menempatkan alat berat. "Keamanan di jalan raya perlu demi kelancaran transportasi. Alat berat juga ditempatkan agar bisa segera digunakan jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti longsor atau banjir," katanya. Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Komisari Besar (Kombes) Polisi Eddy DJ mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk menjaga titik rawan jelang Natal dan Tahun Baru. "Jumlah anggota yang disiapkan, akan kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan," kata Eddy. (Musthofa Ritonga)




























