Istana Tak Salahkan Metro TV

Istana Tak Salahkan Metro TV
Jakarta, Obsessionnews - Istana mendukung Metro TV dalam memberitakan informasi terkait skandal 'Papa Minta Saham' yang menyeret nama Ketua DPR RI Setya Novanto. Metro TV dianggap tidak patut disalahkan karena telah menjalankan peran dan fungsinya sebagai media. "Jadi, jangan dikriminalisasi media itu, kecuali kalau memang faktanya tidak ada, fitnah, ada hukum yang dilanggar," ujar Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (15/12/2015). Bagi pemerintah, media menjadi sangat penting karena menkomunikasikan informasi-informasi kepada publik dan bisa melaksanakan fungsi pengawasan. "Jadi kami lihat media sebagai partner," kata Teten. Sebelumnya, Ketua DPR RI Setya Novanto melaporkan Pemimpin Redaksi Metro TV Putra Nababan ke Bareskrim Polri. Novanto melaporkan Putra dengan tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah. Pemberitaan media tersebut mengaitkan Novanto dengan persidangan etik di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR dan pembelian pesawat amphibi US-2 Shin Hwa dari Jepang. Laporan tersebut didaftarkan oleh kuasa hukumnya, Razman Nasution dengan Tanda Bukti Lapor Nomor TBL/886/XII/2015/Bareskrim. (Has)