Tiket Pagelaran Wayang Orang 'Kunthi' Ludes Terjual

Jakarta, Obsessionnews – Penonton memadati pagelaran wayang orang ‘Kunthi, sang ibu sejati’ yang diadakan oleh Sanggar Budaya Monas, Binaan Keluarga Lions Club Jakarta Monas, Sabtu sore (12/12/2015) di Gedung Kesenian Jakarta. Sekitar 400 lebih tiket pagelaran habis terjual. “Sudah mencapai target, tiket kita sold out, kita jual tiket sekitar 400 lebih,” kata Ketua Panitia pagelaran wayang orang ‘Kunthi, sang ibu sejati’ setelah acara pertunjukan ini. Pertunjukan wayang orang yang digelar oelh sanggar ini telah kelima kali. Ini juga bertujuan agar seni wayang orang tidak punah di masyarakat. “Tujuannya melestarikan wayang orang dan memperkenalkan wayang orang kepada masyarakat. Ini juga menyemangati seniman wayang agar terus berkarya. Karena, kalau tidak ada yang nonton tentu pemain wayang tidak akan main dan akhirnya wayang tidak dapat lagi disuguhkan kepada masyarakat,” ucap Dadang.
Sementara Ketua Kominte Cultural & Community Activities Districk 307 A-1, Pembina Sanggar Budaya Monas Suhardani Bustamil Arifin mengatakan dalam keterangan resminya menyampaikan, pagelaran tokoh Pewayangan Kunthi digambarkan sebagai seorang ibu yang mempersiapkan jiwa dan raganya, yang dimulai dari mengandung dan setelah bayi sang bayi lahir, diberikan sang anak makanan dari air susunya, diajarinya bicara dengan penuh kesabaran, bahkan terus menerus didoakannya sampai akhir hayat dirinya.
Selain itu, Humas SBM Dyah Savitri mengungkapkan, seluruh panitia merasa puas, karena dengan waktu pelatihan yang singkat mampu memikat hati penonton. “Kami merasa puas, ini total latihan 12 kali,” tutur Dyah. Kesuksesan wayang orang ini selain dimainkan oleh anggota Lions Clubs Indonesia MD 307, Anggota Sanggar Budaya Monas, juga dimainkan oleh para pemain dari Wayang Orang Bharata.
Sementara Ketua Kominte Cultural & Community Activities Districk 307 A-1, Pembina Sanggar Budaya Monas Suhardani Bustamil Arifin mengatakan dalam keterangan resminya menyampaikan, pagelaran tokoh Pewayangan Kunthi digambarkan sebagai seorang ibu yang mempersiapkan jiwa dan raganya, yang dimulai dari mengandung dan setelah bayi sang bayi lahir, diberikan sang anak makanan dari air susunya, diajarinya bicara dengan penuh kesabaran, bahkan terus menerus didoakannya sampai akhir hayat dirinya.
Selain itu, Humas SBM Dyah Savitri mengungkapkan, seluruh panitia merasa puas, karena dengan waktu pelatihan yang singkat mampu memikat hati penonton. “Kami merasa puas, ini total latihan 12 kali,” tutur Dyah. Kesuksesan wayang orang ini selain dimainkan oleh anggota Lions Clubs Indonesia MD 307, Anggota Sanggar Budaya Monas, juga dimainkan oleh para pemain dari Wayang Orang Bharata. 




























