Aneh, Tiga Anggota MKD dari Golkar Muncul di Kantor Luhut ?

Aneh, Tiga Anggota MKD dari Golkar Muncul di Kantor Luhut ?
Jakarta, Obsessionnews - Munculnya tiga anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)  DPR RI dari Fraksi Partai Golkar dalam acara jumpa pres Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan tidak bisa dibenarkan dan memicu banyak tanda tanya? Pasalnya, Luhut adalah calon terperiksa yang akan dimintai keterangan oleh MKD terkait kasus "Papa minta saham" yang dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto ‎pada Senin depan (14/12/2015). Sementara anggota MKD itu adalah hakim yang harus menjaga jarak terhadap orang yang akan diprosesnya. "Mereka hakim persidangan, mestinya secara etik tidak boleh bertemu dengan pihak-pihak yang akan terkait dalam persidangan," protes Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti di Jakarta, Sabtu (12/12/2015). Menurut Ray, Luhut adalah orang yang memiliki keterkaitan dengan sidang pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto. Sebab, nama Luhut disebut sebanyak 60 kali dalam perbincangan antara Setya Novanto, Direktur Freeport Maroef Sjamseoddin dan pengusaha minyak Riza Chalid yang membahas perpanjangan kontrak Freeport. "Bukankah Luhut juga akan dipanggil? Kenapa tidak hari Senin (14/12) saja mendengarkan paparan Luhut?" kritik Ray. Diketahui tiga anggota MKD dari Fraksi Golkar itu adalah Kahar Muzakkir, Ridwan Bae, dan Adies Kadir. Mereka datang ke kantor Luhut, karena merasa diundang untuk mendengarkan penjelasan Luhut atas kasus tersebut. Namun, Ray menilai, keterangan yang dipaparkan oleh Luhut dalam jumpa pers kemarin tidak bisa dijadikan dasar MKD mengambil keputusan. MKD kata dia, harus bisa menghadirkan Luhut untuk dimintai keteranganya dalam ruang sidang yang resmi. "Konferensi pers Luhut kemarin itu tidak bisa menjadi dasar hukum dalam pengambilan keputusan di sidang etik. Manuver Trio Golkar kemarin itu merendahkan martabat mereka sebagai hakim persidangan MKD. Apa yang sesungguhnya tengah mereka jalankan?" kecam Ray. (Albar)